Ilustrasi (internet)
RIAUPOS.CO – Musim hujan membawa tantangan tersendiri bagi pemilik kendaraan. Jalanan licin, genangan air, dan suhu dingin bisa mengganggu performa mobil bahkan membahayakan keselamatan. Untuk menghindari kerusakan jangka panjang, berikut ini lima langkah penting yang bisa kamu lakukan:
Walau mobil tidak digunakan, tetap panaskan mesinnya minimal dua hari sekali. Suhu dingin bisa membuat mesin bekerja kurang optimal. Memanaskan mobil membantu menjaga suhu kerja mesin tetap stabil dan siap digunakan kapan saja. (Sumber: Honda Indonesia)
Air hujan bersifat asam dan bisa mempercepat korosi. Cucilah mobil secara rutin, terutama bagian kolong dan roda, untuk mencegah karat yang bisa merusak bodi kendaraan. (Sumber: Toyota Indonesia)
Pastikan ban masih memiliki ketebalan yang cukup untuk mencengkeram jalanan basah. Ban yang aus akan meningkatkan risiko tergelincir dan kecelakaan.
Wiper yang rusak atau kaku tidak mampu menyeka air secara optimal. Gantilah karet wiper setahun sekali atau lebih sering jika kualitasnya menurun.
Lampu berfungsi penting dalam situasi visibilitas rendah. Pastikan semua lampu—depan, belakang, dan sein—berfungsi dengan baik agar tetap aman di jalan dan terlihat oleh pengendara lain.
Sumber: Jawapos.com
Belasan pasien gagal berobat di RSUD Bengkalis karena poli tutup saat libur nasional, meski aplikasi…
Pemko Pekanbaru mulai terapkan WFH bagi ASN. Skema kerja diatur masing-masing OPD, namun pelayanan publik…
Driver ojol di Siak dirampok dan diserang dengan senjata tajam. Dua pelaku ditangkap, dua lainnya…
Bupati Rohul serahkan bantuan korban kebakaran di Lenggopan dan janji bangun kembali rumah. Korban diharapkan…
Gangguan server pusat membuat layanan KTP-el di Pekanbaru terhenti sementara. Disdukcapil minta warga bersabar hingga…
Mobil dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis mengalami kecelakaan. Korban luka serius dan dirawat intensif di…