Ilustrasi (internet)
RIAUPOS.CO – Musim hujan membawa tantangan tersendiri bagi pemilik kendaraan. Jalanan licin, genangan air, dan suhu dingin bisa mengganggu performa mobil bahkan membahayakan keselamatan. Untuk menghindari kerusakan jangka panjang, berikut ini lima langkah penting yang bisa kamu lakukan:
Walau mobil tidak digunakan, tetap panaskan mesinnya minimal dua hari sekali. Suhu dingin bisa membuat mesin bekerja kurang optimal. Memanaskan mobil membantu menjaga suhu kerja mesin tetap stabil dan siap digunakan kapan saja. (Sumber: Honda Indonesia)
Air hujan bersifat asam dan bisa mempercepat korosi. Cucilah mobil secara rutin, terutama bagian kolong dan roda, untuk mencegah karat yang bisa merusak bodi kendaraan. (Sumber: Toyota Indonesia)
Pastikan ban masih memiliki ketebalan yang cukup untuk mencengkeram jalanan basah. Ban yang aus akan meningkatkan risiko tergelincir dan kecelakaan.
Wiper yang rusak atau kaku tidak mampu menyeka air secara optimal. Gantilah karet wiper setahun sekali atau lebih sering jika kualitasnya menurun.
Lampu berfungsi penting dalam situasi visibilitas rendah. Pastikan semua lampu—depan, belakang, dan sein—berfungsi dengan baik agar tetap aman di jalan dan terlihat oleh pengendara lain.
Sumber: Jawapos.com
Sebanyak 187 JCH Kuansing berangkat 30 April 2026. Hotel di Madinah hanya 30 meter dari…
Aksi warga di Panipahan berujung perusakan rumah dan temuan diduga sabu. Polisi selidiki kasus, Polda…
Jalan Kampung Baru di Inhil amblas akibat gerusan air pasang surut. Akses warga terputus, BPBD…
Polisi tangkap komisaris dan direktur SPBU terkait penyelewengan solar subsidi di Pelalawan. Modus gunakan tangki…
Pemko Pekanbaru bongkar 25 kios batu akik di Pasar Palapa. Area akan ditata jadi taman…
KPK resmi menahan Marjani, ajudan Gubernur Riau nonaktif. Ia membantah terlibat dan mengaku namanya hanya…