Categories: Pelalawan

Komisaris hingga Direktur SPBU Diciduk, Skandal Solar Subsidi Terbongkar

PELALAWAN (RIAUPOS.CO)– Kepolisian Resor Pelalawan melalui Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim mengungkap kasus dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kuala Kampar. Dua tersangka yang merupakan petinggi SPBU berhasil diamankan dalam pengembangan kasus ini.

Kedua tersangka masing-masing berinisial Za (41) selaku komisaris dan Ju (34) sebagai direktur SPBU Kompak. Penangkapan dilakukan di lokasi berbeda setelah polisi mengembangkan temuan gudang BBM ilegal di Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar, yang sebelumnya diungkap pada 7 April lalu.

Kasat Reskrim Polres Pelalawan, Bayu Ramadhan Effendi melalui Kanit Tipidter, Asbon Mairizal, menjelaskan bahwa kedua tersangka ditangkap dari rumah masing-masing dan saat ini telah ditahan di Mapolres Pelalawan.

Dalam pengungkapan sebelumnya, polisi juga mengamankan dua pelaku lain yakni NDP (37) sebagai pekerja dan HA (38) yang merupakan pemilik gudang BBM ilegal. Dari lokasi tersebut ditemukan sekitar 13 ton solar subsidi.

Tidak hanya itu, petugas turut mengamankan sejumlah pihak lain yang terlibat, di antaranya RS yang berperan sebagai pembeli sekaligus pemberi dana kepada operator SPBU, serta MS yang bertindak sebagai sopir pengangkut. Polisi juga menetapkan LP sebagai pemilik kendaraan dan HR sebagai operator SPBU.

Dari hasil penyelidikan, diketahui para pelaku menggunakan modus operandi yang terbilang rapi dengan memanfaatkan kendaraan yang telah dimodifikasi. Tangki tambahan disembunyikan dan ditutup terpal guna menghindari kecurigaan petugas.

Asbon mengungkapkan, Za ditangkap di Pangkalankerinci pada Ahad malam, sementara Ju diamankan di Kuala Kampar pada siang harinya. Keduanya diketahui memiliki peran dalam pengelolaan SPBU serta mengetahui aliran distribusi solar subsidi ke gudang ilegal milik tersangka HA.

Bahkan, transaksi pembelian biosolar dari gudang tersebut dilakukan secara rutin dengan pembayaran kepada pihak SPBU. Saat ini, setidaknya empat tersangka telah diamankan dalam kasus penyelewengan BBM di Kuala Kampar.

Sementara itu, pengungkapan kasus serupa juga terjadi di wilayah Indragiri Hulu. Polres Inhu berhasil membongkar praktik ilegal pengangkutan dan niaga BBM subsidi yang melibatkan empat orang tersangka.

Kapolres Inhu, Eka Ariandy Putra melalui Kasi Humas, Misran, menyebutkan penangkapan dilakukan pada Jumat (11/4/2026) malam di Jalan Lintas Timur, Kelurahan Pangkalan Kasai.

Pengungkapan berawal dari kecurigaan petugas terhadap aktivitas pengisian BBM dalam jumlah tidak wajar di sebuah SPBU. Tim kemudian melakukan pembuntutan terhadap kendaraan pickup yang dicurigai.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan tangki modifikasi di bagian bak kendaraan yang berisi sekitar 200 liter biosolar bersubsidi.

Menanggapi kejadian tersebut, Manager SPBU Simpang PT KAT, Syahrial, mengaku telah berulang kali mengingatkan operator untuk tidak melakukan pelanggaran di luar prosedur operasional.

Redaksi

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

22 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

23 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

23 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

23 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

24 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

24 jam ago