Pengendara sepeda motor saat arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H. Capella Honda Riau membagikan tips mudik aman dengan kendaraan roda dua. PT CDN untuk Riau Pos
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Arus balik mudik masih berlangsung, dan banyak pemudik yang memilih menggunakan sepeda motor sehingga perlu mempersiapkan kendaraan dan kondisi fisik secara maksimal demi keselamatan di perjalanan.
Perjalanan jarak jauh dengan kendaraan pribadi, khususnya roda dua, menuntut kesiapan matang sejak awal. Selain kondisi jalan yang beragam, performa kendaraan juga harus dalam keadaan prima agar perjalanan tetap aman.
Instruktur Safety Riding Honda dari PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau, Rama Dhandyano, menekankan pentingnya memastikan kondisi kendaraan sebelum digunakan dalam perjalanan panjang.
Ia menjelaskan, ada beberapa komponen utama yang wajib diperiksa. Di antaranya kondisi ban, dengan memastikan ketebalan alur (TWI) masih layak serta tekanan angin sesuai standar.
Selain itu, sistem pengereman juga harus diperhatikan dengan memastikan kampas rem depan dan belakang masih dalam kondisi baik. Lampu-lampu seperti lampu utama, sein, dan lampu rem juga harus berfungsi optimal.
“Penggantian oli sebelum berangkat juga penting, begitu juga dengan pengecekan rantai atau v-belt agar kendaraan siap digunakan dalam waktu lama,” ujarnya.
Tak hanya kendaraan, perencanaan perjalanan juga menjadi hal penting. Pemudik disarankan menentukan rute perjalanan serta waktu keberangkatan sejak awal.
Penggunaan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu riding juga wajib diperhatikan. Selain itu, pengendara dianjurkan membawa peralatan dasar serta jas hujan untuk mengantisipasi kondisi cuaca.
Rama menambahkan, kelelahan menjadi faktor utama yang harus diwaspadai selama perjalanan jarak jauh. Oleh karena itu, menjaga kondisi tubuh tetap prima sangat diperlukan.
“Istirahatlah setiap dua jam selama 15 hingga 20 menit. Jangan menunggu lelah, karena bisa memicu microsleep yang berbahaya,” jelasnya.
Ia juga menyarankan pemudik untuk memanfaatkan aplikasi navigasi guna memantau kondisi lalu lintas dan mencari jalur alternatif yang lebih aman.
Selain itu, pengendara diminta untuk tidak membawa barang berlebihan. Muatan yang terlalu banyak dapat mengganggu keseimbangan serta kenyamanan saat berkendara.
“Bawa barang secukupnya, jangan seperti ‘gudang berjalan’. Hindari juga membawa penumpang lebih dari satu orang agar tetap aman,” pesannya.(azr)
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…