Categories: Ekonomi Bisnis

Mudah dan Aman, Beli Emas Kini Bisa Digital Lewat Aplikasi Tring Pegadaian

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PT Pegadaian (Persero) terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan investasi emas nomor 1 di Indonesia dengan menghadirkan beragam produk dan layanan pembelian emas yang mudah serta aman bagi masyarakat.

Berbagai pilihan pembelian ditawarkan, mulai dari cicilan, pembayaran tunai, sistem menabung emas, hingga pembelian digital melalui aplikasi Tring yang baru saja diluncurkan.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Pegadaian Pekanbaru, Agus Riyadi, menegaskan masyarakat tidak perlu ragu memanfaatkan layanan Pegadaian, baik untuk investasi maupun pembelian emas fisik secara tunai.

Menurutnya, ada beberapa alasan kuat. Pertama, Pegadaian merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kedua, perusahaan ini telah berpengalaman puluhan tahun dalam bisnis emas. Ketiga, tersedia banyak kemudahan bagi masyarakat.

“Saat ini kita menyimpan emas mencapai 18 ton yang merupakan tabungan dari 9,7 juta nasabah. Investasi emas akan terus tumbuh,” ujar Agus saat menerima kunjungan Direktur Riau Pos Asmawi Ibrahim dan jajaran di ruang kerjanya, Kamis (12/2).

Agus yang telah memimpin delapan kantor wilayah Pegadaian di berbagai wilayah Indonesia menyatakan siap mengemban tugas meng-Emaskan Indonesia. Misi tersebut merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada Pegadaian sebagai pemasar emas nomor satu di tanah air.

“Ini misi sangat mulia, meng-Emaskan Indonesia. Presiden ingin bagaimana emas yang dihasilkan Indonesia dibeli dan dimiliki sendiri oleh rakyat dengan cara yang mudah, legal dan aman,” ujarnya.

Ia menambahkan, PT Pegadaian (Persero) ditunjuk negara sebagai Bullion Bank pertama untuk menjalankan misi tersebut. Penunjukan ini menjadi bukti bahwa perusahaan tersebut dipercaya sebagai institusi keuangan besar dalam mengelola aktivitas jual beli, penyimpanan hingga pembiayaan emas.

“Kami Pegadaian menggunakan buffer stock. Kami tidak akan menjual emas kalau tidak ada stoknya. Ini bentuk profesionalitas sekaligus kepastian bagi nasabah kami,” tegasnya.

Investasi emas bukan hal baru bagi Agus. Pria kelahiran Jambi itu mengaku melihat langsung bagaimana orang tuanya memanfaatkan emas sebagai instrumen untuk mensejahterakan keluarga.

Pada kesempatan yang sama, ia juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara Pegadaian dan Riau Pos. Ia optimistis sinergi tersebut akan terus berkembang dan saling menguntungkan.

Direktur Riau Pos, Asmawi Ibrahim, menyambut baik hal tersebut dan memastikan kesiapan pihaknya mendukung pertumbuhan Pegadaian di wilayah Pekanbaru.

Sebagaimana Kanwil Pegadaian Pekanbaru yang membawahi Riau, Kepulauan Riau dan Sumatra Barat, Riau Pos juga memiliki grup usaha di seluruh provinsi tersebut.

“Pada intinya kami siap meneruskan kerja sama yang selama ini telah berjalan dengan cukup baik. Kami punya semua sumber daya untuk itu,” ujar Asmawi.(gem)

Redaksi

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

1 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

1 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

1 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

1 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago