Minggu, 9 Agustus 2026
- Advertisement -

PGN Lakukan Perdagangan Internasional LNG dengan Cina

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk memaksimalkan suplai gas bumi sekaligus memperluas pasar mereka. Kali ini, Subholding Gas Pertamina tersebut melaksanakan LNG trading international dengan tujuan negara Cina. Langkah itu diharapkan menjadi awal ekspansi bisnis global dari industri migas tanah air.

Direktur Utama PGN Arief S. Handoko menyatakan, pengiriman pertama LNG internasional PGN berasal dari suplai Petronas–Bintulu, Serawak, Malaysia. Tujuh kargo yang setara dengan 64 BBTUD gas bumi itu dikirim ke CNTIC, Cina, Jumat (9/2) lalu.

’’Manuver ini membuat PGN memiliki portofolio penjualan energi tingkat global. Kami berharap LNG bisa menjadi penggerak revenue dari bisnis internasional pada 2024,’’ ujarnya, Senin (12/2).

Baca Juga:  Rute Internasional Dorong Pergerakan Industri Pariwisata Riau

Dia menjelaskan, perdagangan LNG dengan tujuan negara Cina telah dijajaki pada 2020–2021. Realisasi dari negosiasi tersebut baru terjadi tahun ini. Dalam prosesnya, market intelligence juga dilakukan untuk pemasaran dan penetrasi gas alam cair, baik skala regional maupun global.

Cina sendiri diakui menjadi salah satu tujuan karena pertumbuhan demand LNG dalam beberapa tahun terakhir tinggi. Potensi secara global juga cukup menarik. ’’Mengingat LNG memiliki keunggulan jika dibandingkan gas pipa. LNG dapat diangkut dalam jarak jauh dan disalurkan ke pusat-pusat permintaan dalam waktu yang relatif lebih cepat,” bebernya.

Secara bertahap, perseroan berupaya agar infrastruktur untuk gas alam cair bisa ditingkatkan agar operasinya semakin andal. ’’Ke depan, PGN juga akan berusaha meningkatkan volume perdagangan LNG internasional melalui inisiatif,’’ pungkasnya.(bil/dio/jpg)

Baca Juga:  Layanan Gas Bumi Makin Dekat, PGN Gagas Hadirkan LNG HUB di Bandung

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk memaksimalkan suplai gas bumi sekaligus memperluas pasar mereka. Kali ini, Subholding Gas Pertamina tersebut melaksanakan LNG trading international dengan tujuan negara Cina. Langkah itu diharapkan menjadi awal ekspansi bisnis global dari industri migas tanah air.

Direktur Utama PGN Arief S. Handoko menyatakan, pengiriman pertama LNG internasional PGN berasal dari suplai Petronas–Bintulu, Serawak, Malaysia. Tujuh kargo yang setara dengan 64 BBTUD gas bumi itu dikirim ke CNTIC, Cina, Jumat (9/2) lalu.

’’Manuver ini membuat PGN memiliki portofolio penjualan energi tingkat global. Kami berharap LNG bisa menjadi penggerak revenue dari bisnis internasional pada 2024,’’ ujarnya, Senin (12/2).

Baca Juga:  Semen Indonesia Rambah Pasar Tiongkok

Dia menjelaskan, perdagangan LNG dengan tujuan negara Cina telah dijajaki pada 2020–2021. Realisasi dari negosiasi tersebut baru terjadi tahun ini. Dalam prosesnya, market intelligence juga dilakukan untuk pemasaran dan penetrasi gas alam cair, baik skala regional maupun global.

Cina sendiri diakui menjadi salah satu tujuan karena pertumbuhan demand LNG dalam beberapa tahun terakhir tinggi. Potensi secara global juga cukup menarik. ’’Mengingat LNG memiliki keunggulan jika dibandingkan gas pipa. LNG dapat diangkut dalam jarak jauh dan disalurkan ke pusat-pusat permintaan dalam waktu yang relatif lebih cepat,” bebernya.

- Advertisement -

Secara bertahap, perseroan berupaya agar infrastruktur untuk gas alam cair bisa ditingkatkan agar operasinya semakin andal. ’’Ke depan, PGN juga akan berusaha meningkatkan volume perdagangan LNG internasional melalui inisiatif,’’ pungkasnya.(bil/dio/jpg)

Baca Juga:  Besok, GIIAS 2019 Dibuka, 20 Merek Mobil Siap Tampil
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk memaksimalkan suplai gas bumi sekaligus memperluas pasar mereka. Kali ini, Subholding Gas Pertamina tersebut melaksanakan LNG trading international dengan tujuan negara Cina. Langkah itu diharapkan menjadi awal ekspansi bisnis global dari industri migas tanah air.

Direktur Utama PGN Arief S. Handoko menyatakan, pengiriman pertama LNG internasional PGN berasal dari suplai Petronas–Bintulu, Serawak, Malaysia. Tujuh kargo yang setara dengan 64 BBTUD gas bumi itu dikirim ke CNTIC, Cina, Jumat (9/2) lalu.

’’Manuver ini membuat PGN memiliki portofolio penjualan energi tingkat global. Kami berharap LNG bisa menjadi penggerak revenue dari bisnis internasional pada 2024,’’ ujarnya, Senin (12/2).

Baca Juga:  Buka Bersama PGN Area Pekanbaru, Awak Media Diberi Materi Terkait AI

Dia menjelaskan, perdagangan LNG dengan tujuan negara Cina telah dijajaki pada 2020–2021. Realisasi dari negosiasi tersebut baru terjadi tahun ini. Dalam prosesnya, market intelligence juga dilakukan untuk pemasaran dan penetrasi gas alam cair, baik skala regional maupun global.

Cina sendiri diakui menjadi salah satu tujuan karena pertumbuhan demand LNG dalam beberapa tahun terakhir tinggi. Potensi secara global juga cukup menarik. ’’Mengingat LNG memiliki keunggulan jika dibandingkan gas pipa. LNG dapat diangkut dalam jarak jauh dan disalurkan ke pusat-pusat permintaan dalam waktu yang relatif lebih cepat,” bebernya.

Secara bertahap, perseroan berupaya agar infrastruktur untuk gas alam cair bisa ditingkatkan agar operasinya semakin andal. ’’Ke depan, PGN juga akan berusaha meningkatkan volume perdagangan LNG internasional melalui inisiatif,’’ pungkasnya.(bil/dio/jpg)

Baca Juga:  Permudah Laporan Keuangan UMKM

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari