Minggu, 21 April 2024

PGN Lakukan Perdagangan Internasional LNG dengan Cina

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk memaksimalkan suplai gas bumi sekaligus memperluas pasar mereka. Kali ini, Subholding Gas Pertamina tersebut melaksanakan LNG trading international dengan tujuan negara Cina. Langkah itu diharapkan menjadi awal ekspansi bisnis global dari industri migas tanah air.

Direktur Utama PGN Arief S. Handoko menyatakan, pengiriman pertama LNG internasional PGN berasal dari suplai Petronas–Bintulu, Serawak, Malaysia. Tujuh kargo yang setara dengan 64 BBTUD gas bumi itu dikirim ke CNTIC, Cina, Jumat (9/2) lalu.

- Advertisement -

’’Manuver ini membuat PGN memiliki portofolio penjualan energi tingkat global. Kami berharap LNG bisa menjadi penggerak revenue dari bisnis internasional pada 2024,’’ ujarnya, Senin (12/2).

Baca Juga:  The Zuri Hotel Pekanbaru Tawarkan Buffet Dinner

Dia menjelaskan, perdagangan LNG dengan tujuan negara Cina telah dijajaki pada 2020–2021. Realisasi dari negosiasi tersebut baru terjadi tahun ini. Dalam prosesnya, market intelligence juga dilakukan untuk pemasaran dan penetrasi gas alam cair, baik skala regional maupun global.

Cina sendiri diakui menjadi salah satu tujuan karena pertumbuhan demand LNG dalam beberapa tahun terakhir tinggi. Potensi secara global juga cukup menarik. ’’Mengingat LNG memiliki keunggulan jika dibandingkan gas pipa. LNG dapat diangkut dalam jarak jauh dan disalurkan ke pusat-pusat permintaan dalam waktu yang relatif lebih cepat,” bebernya.

- Advertisement -

Secara bertahap, perseroan berupaya agar infrastruktur untuk gas alam cair bisa ditingkatkan agar operasinya semakin andal. ’’Ke depan, PGN juga akan berusaha meningkatkan volume perdagangan LNG internasional melalui inisiatif,’’ pungkasnya.(bil/dio/jpg)

Baca Juga:  PLN UIWRKR Pasok Listrik Layanan Premium Platinum Ekstra ke Pertamina EP Lirik Field

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk memaksimalkan suplai gas bumi sekaligus memperluas pasar mereka. Kali ini, Subholding Gas Pertamina tersebut melaksanakan LNG trading international dengan tujuan negara Cina. Langkah itu diharapkan menjadi awal ekspansi bisnis global dari industri migas tanah air.

Direktur Utama PGN Arief S. Handoko menyatakan, pengiriman pertama LNG internasional PGN berasal dari suplai Petronas–Bintulu, Serawak, Malaysia. Tujuh kargo yang setara dengan 64 BBTUD gas bumi itu dikirim ke CNTIC, Cina, Jumat (9/2) lalu.

’’Manuver ini membuat PGN memiliki portofolio penjualan energi tingkat global. Kami berharap LNG bisa menjadi penggerak revenue dari bisnis internasional pada 2024,’’ ujarnya, Senin (12/2).

Baca Juga:  Indonesia Harus Perkuat Trade Diplomacy

Dia menjelaskan, perdagangan LNG dengan tujuan negara Cina telah dijajaki pada 2020–2021. Realisasi dari negosiasi tersebut baru terjadi tahun ini. Dalam prosesnya, market intelligence juga dilakukan untuk pemasaran dan penetrasi gas alam cair, baik skala regional maupun global.

Cina sendiri diakui menjadi salah satu tujuan karena pertumbuhan demand LNG dalam beberapa tahun terakhir tinggi. Potensi secara global juga cukup menarik. ’’Mengingat LNG memiliki keunggulan jika dibandingkan gas pipa. LNG dapat diangkut dalam jarak jauh dan disalurkan ke pusat-pusat permintaan dalam waktu yang relatif lebih cepat,” bebernya.

Secara bertahap, perseroan berupaya agar infrastruktur untuk gas alam cair bisa ditingkatkan agar operasinya semakin andal. ’’Ke depan, PGN juga akan berusaha meningkatkan volume perdagangan LNG internasional melalui inisiatif,’’ pungkasnya.(bil/dio/jpg)

Baca Juga:  Capella Honda Edukasi Safety Riding Virtual ke Komunitas Bikers Honda
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img
spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari