Categories: Ekonomi Bisnis

Juni, Ekspor Riau Naik 2,85 Persen

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat, nilai ekspor Riau berdasarkan harga free on board (FOB) padaJuni 2020 mencapai 982.25 juta dolar AS atau mengalami kenaikan sebesar 2,85 persen dibanding ekspor Mei 2020 sebesar 955.01 juta  dolar AS. Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Riau Misfaruddin dalam berita resmi statistik (BRS) yang dilakukan secara virtual, Senin (3/8).

Misfaruddi mengatakan, kenaikan ini disebabkan oleh naiknya ekspor migas dan ekspornon migas masing-masing sebesar 141,33 persen dan sebesar 0,52 persen. Ekspor migas dari 15.81 juta  dolar AS pada Mei 2020 naik menjadi 38.17 juta bulan pada Juni 2020, dan ekspor nonmigas dari 939.20 juta bulan pada Mei 2020 naik menjadi 944.09 juta bulan pada Juni 2020.

"Selama Januari-Juni 2020, nilai ekspor Riau mengalami kenaikan sebesar 6,96 persen dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Ini disebabkan oleh naiknya ekspor nonmigas sebesar 10,59 persen, meskipun ekspor migas turun sebesar 50,95 persen. Penurunan ekspor migas disebabkan oleh turunnya ekspor minyak mentah sebesar 100,00 persen, meskipun ekspor industri pengolahan hasil minyak naik sebesar 14,91 persen," kata Misfaruddin.

Misfaruddin memaparkan, dari 10 golongan barang ekspor nonmigas terbesar Juni 2020 dibanding Mei 2020, kenaikan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati yaitu 30.26 juta dolar AS, bahan-bahan nabati sebesar 3.04 juta dolar AS, serat stapel buatan 2.51 juta dolar AS, dan buah-buahan 2.12 juta dolar AS. "Sedangkan yang mengalami penurunan terjadi pada berbagai produk kimia sebesar 16.86 juta dolar AS, bahan kimia organik 8.21 juta dolar AS, dan berbagai makanan olahan 4.34 juta dolar AS," paparnya.

Lebih lanjut, Misfaruddin menjelaskan, selama Januari-Juni 2020, ekspor sepuluh golongan barang utama nonmigas (HS 2 digit) memberikan kontribusi sebesar 98,79 persen terhadap total ekspor nonmigas. "Dari sisi pertumbuhan, ekspor sepuluh golongan barang utama nonmigas tersebut mengalami kenaikan sebesar 13,04 persen terhadap periode yang sama tahun 2019," ungkapnya.

Dikatakan Mksfaruddin, pada periode Januari-Juni 2020, ekspor nonmigas ke sepuluh negara tujuan utama memberikan kontribusi sebesar 64,11 persen terhadap total nilai ekspor nonmigas Riau. Dari sepuluh negara tujuan utama, lima di antaranya memberikan kontribusi terbesar yakni India 851.14 juta dolar AS (14,35 persen), selanjutnya  Cina 841.98 juta dolar AS(14,19 persen), Belanda 381.81 juta dolar AS  (6,44 persen), Pakistan 310.14 juta dolar AS (5,23 persen), dan Singapura 261.33 juta dolar AS (4,41 persen), dengan kontribusi kelimanya mencapai 44,61 persen sedangkan lima negara lainnya memberikan kontribusi sebesar 19,49 persen.

"Dari 10 negara terbesar tujuan ekspor nonmigas Juni 2020 dibanding Mei 2020, sebanyak lima negara mengalami kenaikan dan lima negara mengalami penurunan. Kenaikan terbesar terjadi pada ekspor ke negara Pakistan sebesar 39.94 juta dolar AS, Cina 33.19 juta dolar AS, dan India 12.40 juta dolar AS. Sedangkan penurunan ekspor terbesar terjadi ke negara Belanda 34.47 juta dolar AS, Amerika Serikat 17.01 juta dolar AS, dan Spanyol 10.19 juta dolar AS," jelas Misfaruddin.

Sementara itu, perkembangan dan peran ekspor nonmigas Riau menurut sektor selama Januari-Juni 2020 dibanding periode yang sama tahun 2019, ekspor non migas mengalami kenaikan sebesar 10,59 persen. Kenaikan ini disebabkan oleh naiknya ekspor industri sebesar 9,99 persen, dan ekspor pertanian sebesar 77,71 persen,dibanding periode yang sama tahun 2019.

"Dilihat dari kontribusinya terhadap total nilai ekspor pada Januari-Juni 2020, ekspor nonmigas memberikan kontribusi sebesar 97,30 persen, sedangkan ekspor migas 2,70 persen. Besarnya peranan sektor nonmigas didukung oleh peran sektor industri sebesar 95,93 persen," tutur Misfaruddin.(das)

Laporan: MUJAWAROH ANNAFI (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago