Ilustrasi. (DOK. RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menjelang tahun ajaran baru 2025–2026, sejumlah pelaku usaha konveksi di Kota Pekanbaru tengah sibuk menerima pesanan seragam sekolah. Dua pekan terakhir menjadi masa tersibuk bagi para penjahit yang kebanjiran order dari berbagai sekolah, baik negeri maupun swasta.
Salah satu konveksi di Jalan Delima 7, Kecamatan Binawidya, tampak dipenuhi aktivitas para penjahit yang fokus menyelesaikan pesanan. Mulai dari seragam tingkat SD hingga SMA, semuanya dikerjakan secara bertahap oleh tim yang dipimpin oleh Susi, pemilik usaha.
Menurut Susi, lonjakan pesanan mulai terasa sejak berakhirnya tahun ajaran 2024–2025. “Tahun ini order naik sekitar 70 persen dari tahun lalu. Rata-rata pesanan datang dari sekolah dan orang tua siswa,” ujarnya.
Untuk memenuhi pesanan yang meningkat, Susi mengandalkan 25 penjahit lokal dari lingkungan sekitar. Selain memberdayakan warga, ia juga memastikan kualitas seragam tetap terjaga.
Namun, ia mengakui ada sedikit penyesuaian harga. “Kami menaikkan harga sekitar 10 persen karena harga kain ikut naik. Kenaikan ini juga untuk menghargai kerja keras para penjahit,” jelasnya.
Semangat menjelang tahun ajaran baru ini pun jadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha konveksi lokal.(ayi)
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…
Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…
Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…