PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kampar dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara resmi mengumumkan hasil kelulusan peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II untuk formasi tahun anggaran 2024.
Di Kabupaten Kampar, sebanyak 900 peserta dinyatakan lulus. Kepala BKPSDM Kampar, Syarifuddin, melalui Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan, Riki Pratama, menyampaikan bahwa formasi terbagi atas 59 tenaga kesehatan, 518 tenaga teknis, dan 323 guru.
“Kelulusan ini sesuai keputusan Bupati Kampar dan mengacu pada penetapan hasil dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada tanggal 21, 27, dan 28 Juni 2025,” ujar Riki, Kamis (3/7).
Diketahui, seleksi ini diikuti oleh 2.644 pelamar, terdiri dari 656 formasi guru, 1.884 tenaga teknis, dan 104 tenaga kesehatan. Namun, tidak semua formasi terisi karena ada pelamar yang tidak memenuhi ambang batas nilai.
“Proses penetapan kelulusan murni dari pusat, kami di daerah hanya menyampaikan hasil akhirnya,” tambahnya.
Sementara itu, di Kabupaten Kuansing, sekitar 1.785 peserta mengikuti tes. Jumlah peserta yang lulus diperkirakan mencapai 800 orang, namun belum diumumkan secara pasti.
“Kami masih memilah data antara yang lulus, tidak lulus, maupun yang didiskualifikasi, agar tidak terjadi kekeliruan saat diumumkan,” ujar Sekretaris BKPP Kuansing, Hendri Joprison.
Laporan DESRIANDI CANDRA dan KAMARUDDIN, Pekanbaru
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.