Jumat, 22 Mei 2026
- Advertisement -

Melambat, Inflasi Februari 2020 hanya 0,28 Persen

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan indeks harga konsumen (IHK) pada Februari 2020 mengalami inflasi sebesar 0,28 persen. Lebih baik dibandingkan dengan perkembangan harga pada bulan sebelumnya dengan catatan inflasi sebesar 0,39 persen.

“Pada Februari 2020 terjadi inflasi sebesar 0,28. Inflasi tahun kalender sebesar 0,66 persen sedangkan inflasi dari tahun ke tahun (YoY) 2,98 persen,” terang Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Yunita Rusanti dalam Konferensi Pers di kantornya, Senin (2/3).

Yunita menuturkan, IHK Februari tercatat sebesar 104,62. Dari 90 kota IHK, 73 kota mengalami inflasi dan 17 kota mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi di Sintang sebesar 1,21 persen, inflasi terendah di Parepare sebesar 0,02 persen,” kata Yunita.

Baca Juga:  BRI Peduli Berbagi Sembako ke Panti Asuhan

Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan dengan angka -1,2 persen. Lalu, deflasi terendah terjadi di Padang Sidempuan dengan nilai sebesar 0,01 persen.

Jika dilihat berdasarkan komponennya, maka komponen inti mengalami inflasi sebesar 0,14 persen dengan andil 0,09 persen. Tingkat inflasi komponen inti secara tahun kalender mengalami inflasi sebesar 0,33 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun sebesar 2,76 persen.

“Untuk harga diatur pemerintah memberikan deflasi -0,11 persen dan andilnya -0,02 persen. Untuk komponen bergejolak ini memberikan inflasi sebesar 1,27 persen dan andilnya 0,21 persen,” ujarnya.

Sementara itu, komponen energi memberikan deflasi -0,24 persen dan andilnya -0,02 persen, akibat penurunan harga bensin. Akan tetapi, komponen bahan makanan mengalami inflasi 1,17 persen dengan andil 0,21 persen.

Baca Juga:  XL Axiata Terus Perkuat Jaringan Data di Sumatra

 

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan indeks harga konsumen (IHK) pada Februari 2020 mengalami inflasi sebesar 0,28 persen. Lebih baik dibandingkan dengan perkembangan harga pada bulan sebelumnya dengan catatan inflasi sebesar 0,39 persen.

“Pada Februari 2020 terjadi inflasi sebesar 0,28. Inflasi tahun kalender sebesar 0,66 persen sedangkan inflasi dari tahun ke tahun (YoY) 2,98 persen,” terang Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Yunita Rusanti dalam Konferensi Pers di kantornya, Senin (2/3).

Yunita menuturkan, IHK Februari tercatat sebesar 104,62. Dari 90 kota IHK, 73 kota mengalami inflasi dan 17 kota mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi di Sintang sebesar 1,21 persen, inflasi terendah di Parepare sebesar 0,02 persen,” kata Yunita.

Baca Juga:  Hotel Mutiara Merdeka Tawarkan Buka Puasa Mulai Rp65 Ribu

Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan dengan angka -1,2 persen. Lalu, deflasi terendah terjadi di Padang Sidempuan dengan nilai sebesar 0,01 persen.

- Advertisement -

Jika dilihat berdasarkan komponennya, maka komponen inti mengalami inflasi sebesar 0,14 persen dengan andil 0,09 persen. Tingkat inflasi komponen inti secara tahun kalender mengalami inflasi sebesar 0,33 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun sebesar 2,76 persen.

“Untuk harga diatur pemerintah memberikan deflasi -0,11 persen dan andilnya -0,02 persen. Untuk komponen bergejolak ini memberikan inflasi sebesar 1,27 persen dan andilnya 0,21 persen,” ujarnya.

- Advertisement -

Sementara itu, komponen energi memberikan deflasi -0,24 persen dan andilnya -0,02 persen, akibat penurunan harga bensin. Akan tetapi, komponen bahan makanan mengalami inflasi 1,17 persen dengan andil 0,21 persen.

Baca Juga:  Hadapi Resesi, Masyarakat Diminta Tak Panik

 

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan indeks harga konsumen (IHK) pada Februari 2020 mengalami inflasi sebesar 0,28 persen. Lebih baik dibandingkan dengan perkembangan harga pada bulan sebelumnya dengan catatan inflasi sebesar 0,39 persen.

“Pada Februari 2020 terjadi inflasi sebesar 0,28. Inflasi tahun kalender sebesar 0,66 persen sedangkan inflasi dari tahun ke tahun (YoY) 2,98 persen,” terang Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Yunita Rusanti dalam Konferensi Pers di kantornya, Senin (2/3).

Yunita menuturkan, IHK Februari tercatat sebesar 104,62. Dari 90 kota IHK, 73 kota mengalami inflasi dan 17 kota mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi di Sintang sebesar 1,21 persen, inflasi terendah di Parepare sebesar 0,02 persen,” kata Yunita.

Baca Juga:  Hadapi Resesi, Masyarakat Diminta Tak Panik

Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan dengan angka -1,2 persen. Lalu, deflasi terendah terjadi di Padang Sidempuan dengan nilai sebesar 0,01 persen.

Jika dilihat berdasarkan komponennya, maka komponen inti mengalami inflasi sebesar 0,14 persen dengan andil 0,09 persen. Tingkat inflasi komponen inti secara tahun kalender mengalami inflasi sebesar 0,33 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun sebesar 2,76 persen.

“Untuk harga diatur pemerintah memberikan deflasi -0,11 persen dan andilnya -0,02 persen. Untuk komponen bergejolak ini memberikan inflasi sebesar 1,27 persen dan andilnya 0,21 persen,” ujarnya.

Sementara itu, komponen energi memberikan deflasi -0,24 persen dan andilnya -0,02 persen, akibat penurunan harga bensin. Akan tetapi, komponen bahan makanan mengalami inflasi 1,17 persen dengan andil 0,21 persen.

Baca Juga:  Belajar dan Aktivitas di Rumah, Smartfren Solusinya

 

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari