Sabtu, 14 Maret 2026
- Advertisement -

Kelola Gula Darah dengan Rutin Mengonsumsi Timun

Timun biasanya dihidangkan sebagai lalapan, acar, atau sayur. Buah ini sering dijumpai sehari-hari karena mudah didapat. Namun tahukah Anda bahwa timun bisa dibuat minuman kesehatan?

Selain rasanya yang manis dan segar, timun juga memiliki banyak khasiat. Salah satunya adalah bisa membantu mengelola gula darah, seperti dilansir laman Stylecraze.

Timun memiliki beragam glikosida, steroid, flavonoid, karbohidrat, terpenoid, dan tanin. Molekul-molekul ini menjebak Reactive Oxygen Species (ROS, a.k.a radikal bebas), yang kelebihan produksi adalah penyebab utama diabetes.

ROS ini menargetkan hati, ginjal, dan organ vital Anda lainnya. Mereka menyebabkan kematian sel dan memperburuk diabetes. Asam fenolik seperti asam p-coumaric dan syringic dalam timun membantu mengais ROS.

Baca Juga:  Finalisasi RPJMD Riau, Kuansing Tak Hadir

Membuktikan hal ini, ekstrak timun mengurangi kadar glukosa darah sebesar 67 persen setelah injeksi intraperitoneal tunggal dalam studi tikus.

Buah ini juga mengurangi kadar low-density lipoprotein (LDL) sebesar 13 persen dan kadar kolesterol total sebesar 29 persen.  Oleh karena itu, air timun bisa memiliki efek anti-diabetes, anti-hiperglikemik yang kuat, dan sitoprotektif pada individu diabetes.

Air minum yang dicampur dengan timun bisa membantu memulihkan diri dari dehidrasi parah dan diare.(fny/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Timun biasanya dihidangkan sebagai lalapan, acar, atau sayur. Buah ini sering dijumpai sehari-hari karena mudah didapat. Namun tahukah Anda bahwa timun bisa dibuat minuman kesehatan?

Selain rasanya yang manis dan segar, timun juga memiliki banyak khasiat. Salah satunya adalah bisa membantu mengelola gula darah, seperti dilansir laman Stylecraze.

Timun memiliki beragam glikosida, steroid, flavonoid, karbohidrat, terpenoid, dan tanin. Molekul-molekul ini menjebak Reactive Oxygen Species (ROS, a.k.a radikal bebas), yang kelebihan produksi adalah penyebab utama diabetes.

ROS ini menargetkan hati, ginjal, dan organ vital Anda lainnya. Mereka menyebabkan kematian sel dan memperburuk diabetes. Asam fenolik seperti asam p-coumaric dan syringic dalam timun membantu mengais ROS.

Baca Juga:  Bom Makassar Akibatkan 9 Orang Luka-luka

Membuktikan hal ini, ekstrak timun mengurangi kadar glukosa darah sebesar 67 persen setelah injeksi intraperitoneal tunggal dalam studi tikus.

- Advertisement -

Buah ini juga mengurangi kadar low-density lipoprotein (LDL) sebesar 13 persen dan kadar kolesterol total sebesar 29 persen.  Oleh karena itu, air timun bisa memiliki efek anti-diabetes, anti-hiperglikemik yang kuat, dan sitoprotektif pada individu diabetes.

Air minum yang dicampur dengan timun bisa membantu memulihkan diri dari dehidrasi parah dan diare.(fny/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

Timun biasanya dihidangkan sebagai lalapan, acar, atau sayur. Buah ini sering dijumpai sehari-hari karena mudah didapat. Namun tahukah Anda bahwa timun bisa dibuat minuman kesehatan?

Selain rasanya yang manis dan segar, timun juga memiliki banyak khasiat. Salah satunya adalah bisa membantu mengelola gula darah, seperti dilansir laman Stylecraze.

Timun memiliki beragam glikosida, steroid, flavonoid, karbohidrat, terpenoid, dan tanin. Molekul-molekul ini menjebak Reactive Oxygen Species (ROS, a.k.a radikal bebas), yang kelebihan produksi adalah penyebab utama diabetes.

ROS ini menargetkan hati, ginjal, dan organ vital Anda lainnya. Mereka menyebabkan kematian sel dan memperburuk diabetes. Asam fenolik seperti asam p-coumaric dan syringic dalam timun membantu mengais ROS.

Baca Juga:  DLH Rohil Lakukan Normalisasi DAS Sungai Pabrik

Membuktikan hal ini, ekstrak timun mengurangi kadar glukosa darah sebesar 67 persen setelah injeksi intraperitoneal tunggal dalam studi tikus.

Buah ini juga mengurangi kadar low-density lipoprotein (LDL) sebesar 13 persen dan kadar kolesterol total sebesar 29 persen.  Oleh karena itu, air timun bisa memiliki efek anti-diabetes, anti-hiperglikemik yang kuat, dan sitoprotektif pada individu diabetes.

Air minum yang dicampur dengan timun bisa membantu memulihkan diri dari dehidrasi parah dan diare.(fny/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari