Jumat, 9 Oktober 2026
- Advertisement -

Unri Kembangkan Inovasi Jajanan Berbasis Ikan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Inovasi demi inovasi terus di kembangkan di bidang akademis. Hal ini diwujudkan dengan pengembangan dan pembinaan dari Dosen Universitas Riau yang mengembangkan usaha makanan jajanan berbasis ikan di desa Sungai Paku Kabupaten Kampar. 
 
    Langkah kreasi tersebut ternyata mendapat respon positif dari masyarakat dan stakeholder terkait. Pasalnya, selain memberikan ilmu dan inovasi tentang alih tekhnologi, produk jajanan berbasis ikan juga dapat mendukung peningkatan perenomian masyrakat. 
 
   Prof Dr Dewita MS yang merupakan salah satu Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau itu yang ikut dalam inovasi dan pengembangan produk tersebut bersama enam dosen lainnya. Mereka diiberi amanah untuk mengemban tugas membina desa  Sungai Paku Kabupaten Kampar sejak 2018 dan dilanjutkan pada tahun kedua (2019) dengan program pengembangan produk makanan jajanan berbasis ikan dan bahan baku lokal. 
 
  Hal ini juga menjasi bagian dari program hibah ini dilaksanakan oleh 6 orang dosen berasal dari Fakultas Perikanan dan Kelautan dan Ekonomi Bisnis Univeritas Riau, yakni Dr Andarini Diharmi MSi, Ir Suparmi MSi, Ir Syahrul MSi, Dr Rahman Karnila MSi, Drs Edison, MSi dan Restu, SE MSi. 
 
   “Kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan keterampilan mitra yang berdampak pada peningkatan pendapatan kelompok yang berjumlah 10 orang dengan nama “Kasih Bunda”. Adanya makanan jajanan berbasis ikan ini masuk ke sekolah mendapat respon positif oleh pihak sekolah dan masyarakat,” paparnya.
 
   Respon positif didapat karena siswa mendapat makanan jajanan yang sehat dan bergizi, namun diharapkan harganya terjangkau oleh siswa. Diharapkan pengembangan dan inovasi produk yang bergizi tersebut dapat dikembangkan dengan beragam variasi dan inovasi. 
 
   LPPM Universitas Riau sejak tahun 2018 menyediakan dana hibah Desa Binaan bagi dosen Universitas Riau selama 5 tahun dengan catatan setiap tahun dievaluasi kinerjanya. Hal ini juga menjadi momen positif bagi para akademisi untuk mengembangkan ilmu dengan mengaplikasikannya di masyarakat.(rio) 
 
Baca Juga:  Pemuda Muhammadiyah Desak Presiden Jokowi Terbitkan Perppu KPK
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Inovasi demi inovasi terus di kembangkan di bidang akademis. Hal ini diwujudkan dengan pengembangan dan pembinaan dari Dosen Universitas Riau yang mengembangkan usaha makanan jajanan berbasis ikan di desa Sungai Paku Kabupaten Kampar. 
 
    Langkah kreasi tersebut ternyata mendapat respon positif dari masyarakat dan stakeholder terkait. Pasalnya, selain memberikan ilmu dan inovasi tentang alih tekhnologi, produk jajanan berbasis ikan juga dapat mendukung peningkatan perenomian masyrakat. 
 
   Prof Dr Dewita MS yang merupakan salah satu Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau itu yang ikut dalam inovasi dan pengembangan produk tersebut bersama enam dosen lainnya. Mereka diiberi amanah untuk mengemban tugas membina desa  Sungai Paku Kabupaten Kampar sejak 2018 dan dilanjutkan pada tahun kedua (2019) dengan program pengembangan produk makanan jajanan berbasis ikan dan bahan baku lokal. 
 
  Hal ini juga menjasi bagian dari program hibah ini dilaksanakan oleh 6 orang dosen berasal dari Fakultas Perikanan dan Kelautan dan Ekonomi Bisnis Univeritas Riau, yakni Dr Andarini Diharmi MSi, Ir Suparmi MSi, Ir Syahrul MSi, Dr Rahman Karnila MSi, Drs Edison, MSi dan Restu, SE MSi. 
 
   “Kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan keterampilan mitra yang berdampak pada peningkatan pendapatan kelompok yang berjumlah 10 orang dengan nama “Kasih Bunda”. Adanya makanan jajanan berbasis ikan ini masuk ke sekolah mendapat respon positif oleh pihak sekolah dan masyarakat,” paparnya.
 
   Respon positif didapat karena siswa mendapat makanan jajanan yang sehat dan bergizi, namun diharapkan harganya terjangkau oleh siswa. Diharapkan pengembangan dan inovasi produk yang bergizi tersebut dapat dikembangkan dengan beragam variasi dan inovasi. 
 
   LPPM Universitas Riau sejak tahun 2018 menyediakan dana hibah Desa Binaan bagi dosen Universitas Riau selama 5 tahun dengan catatan setiap tahun dievaluasi kinerjanya. Hal ini juga menjadi momen positif bagi para akademisi untuk mengembangkan ilmu dengan mengaplikasikannya di masyarakat.(rio) 
 
Baca Juga:  Hutama Karya Optimalisasi PMN Rp11 Triliun untuk Perekonomian Sumatera
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Inovasi demi inovasi terus di kembangkan di bidang akademis. Hal ini diwujudkan dengan pengembangan dan pembinaan dari Dosen Universitas Riau yang mengembangkan usaha makanan jajanan berbasis ikan di desa Sungai Paku Kabupaten Kampar. 
 
    Langkah kreasi tersebut ternyata mendapat respon positif dari masyarakat dan stakeholder terkait. Pasalnya, selain memberikan ilmu dan inovasi tentang alih tekhnologi, produk jajanan berbasis ikan juga dapat mendukung peningkatan perenomian masyrakat. 
 
   Prof Dr Dewita MS yang merupakan salah satu Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau itu yang ikut dalam inovasi dan pengembangan produk tersebut bersama enam dosen lainnya. Mereka diiberi amanah untuk mengemban tugas membina desa  Sungai Paku Kabupaten Kampar sejak 2018 dan dilanjutkan pada tahun kedua (2019) dengan program pengembangan produk makanan jajanan berbasis ikan dan bahan baku lokal. 
 
  Hal ini juga menjasi bagian dari program hibah ini dilaksanakan oleh 6 orang dosen berasal dari Fakultas Perikanan dan Kelautan dan Ekonomi Bisnis Univeritas Riau, yakni Dr Andarini Diharmi MSi, Ir Suparmi MSi, Ir Syahrul MSi, Dr Rahman Karnila MSi, Drs Edison, MSi dan Restu, SE MSi. 
 
   “Kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan keterampilan mitra yang berdampak pada peningkatan pendapatan kelompok yang berjumlah 10 orang dengan nama “Kasih Bunda”. Adanya makanan jajanan berbasis ikan ini masuk ke sekolah mendapat respon positif oleh pihak sekolah dan masyarakat,” paparnya.
 
   Respon positif didapat karena siswa mendapat makanan jajanan yang sehat dan bergizi, namun diharapkan harganya terjangkau oleh siswa. Diharapkan pengembangan dan inovasi produk yang bergizi tersebut dapat dikembangkan dengan beragam variasi dan inovasi. 
 
   LPPM Universitas Riau sejak tahun 2018 menyediakan dana hibah Desa Binaan bagi dosen Universitas Riau selama 5 tahun dengan catatan setiap tahun dievaluasi kinerjanya. Hal ini juga menjadi momen positif bagi para akademisi untuk mengembangkan ilmu dengan mengaplikasikannya di masyarakat.(rio) 
 
Baca Juga:  Mimpi Pendeta Alex

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari