Sabtu, 10 Oktober 2026
- Advertisement -

RS Awal Bros Ujung Batu Siapkan Tenda Darurat

KHUSUS Penanganan Pasien Covid Reaktif dan Gejala Sedang Manajemen Rumah Sakit Awal Bros Ujung Batu, Selasa (3/8) menyiapkan tenda darurat dari BPBD Rokan Hulu untuk memaksimalkan penaganan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Alasan pihak RS Awal Bros Ujung Batu mendirikan tenda darurat tersebut, bukan disebabkan penuhnya ketersedian ruang isolasi pasien Covid-19 yang ada saat ini berjumlah 30 tempat tidur. Tapi tujuannya, untuk pemisahan pasien terutama bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sifatnya yang emergency dipisahkan dengan pasien reaktif bergejala sedang. Disamping pemisahan tersebut, tidak terkontaminasi dengan pasien non Covid-19.

"Untuk saat ini ketersedian ruang isolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di RS Awal Bros Ujung Batu masih tertampung. Namun untuk lebih safety dan memberikan rasa aman pada pasien yang berobat, manajemen RS Awal Bros Ujung Batu menyiapkan tenda darurat khusus untuk penanganan pasien yang dinyatakan reaktif dan bergejala sedang," ungkap Direktur RS Awal Bros Ujung Batu dr Alin Ayani, Selasa (3/8).

Baca Juga:  Citilink Buka Rute Baru Surabaya-Jeddah

Menurutnya, dengan didirikannya tenda darurat BPBD, manajemen RS Awal Bros Ujung Batu sebelumnya telah mempersiapkan sesuai dengan SOP penanganan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Baik itu peralatan yang diperlukan maupun tenaga kesehatan yang akan melayani nantinya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di tenda darurat yang didirikan di halaman RS.

"Jumlah ruang isolasi penanganan pasien Covid- 19 di RS Awal Bros Ujung Batu sebanyak 30 tempat tidur. Hingga hari ini (Selasa, red), baru 70 persen tingkat hunian pasien Covid-19. Belum penuh, tempat tidur masih ada untuk penanganan pasien Covid-19," katanya.

Diakuinya, didirikanya tenda darurat BPBD untuk penanganan pasien covid- 19, menindaklanjuti kebijakan Gubernur Riau adanya penambahan 40 persen tempat tidur untuk pasien Covid-19. Mesti dalam keadaan sekarang ruang isolasi Covid-19 masih tertampung.(adv)

Baca Juga:  Terjatuh, ABK Belum Ditemukan

KHUSUS Penanganan Pasien Covid Reaktif dan Gejala Sedang Manajemen Rumah Sakit Awal Bros Ujung Batu, Selasa (3/8) menyiapkan tenda darurat dari BPBD Rokan Hulu untuk memaksimalkan penaganan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Alasan pihak RS Awal Bros Ujung Batu mendirikan tenda darurat tersebut, bukan disebabkan penuhnya ketersedian ruang isolasi pasien Covid-19 yang ada saat ini berjumlah 30 tempat tidur. Tapi tujuannya, untuk pemisahan pasien terutama bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sifatnya yang emergency dipisahkan dengan pasien reaktif bergejala sedang. Disamping pemisahan tersebut, tidak terkontaminasi dengan pasien non Covid-19.

"Untuk saat ini ketersedian ruang isolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di RS Awal Bros Ujung Batu masih tertampung. Namun untuk lebih safety dan memberikan rasa aman pada pasien yang berobat, manajemen RS Awal Bros Ujung Batu menyiapkan tenda darurat khusus untuk penanganan pasien yang dinyatakan reaktif dan bergejala sedang," ungkap Direktur RS Awal Bros Ujung Batu dr Alin Ayani, Selasa (3/8).

Baca Juga:  Citilink Buka Rute Baru Surabaya-Jeddah

Menurutnya, dengan didirikannya tenda darurat BPBD, manajemen RS Awal Bros Ujung Batu sebelumnya telah mempersiapkan sesuai dengan SOP penanganan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Baik itu peralatan yang diperlukan maupun tenaga kesehatan yang akan melayani nantinya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di tenda darurat yang didirikan di halaman RS.

"Jumlah ruang isolasi penanganan pasien Covid- 19 di RS Awal Bros Ujung Batu sebanyak 30 tempat tidur. Hingga hari ini (Selasa, red), baru 70 persen tingkat hunian pasien Covid-19. Belum penuh, tempat tidur masih ada untuk penanganan pasien Covid-19," katanya.

- Advertisement -

Diakuinya, didirikanya tenda darurat BPBD untuk penanganan pasien covid- 19, menindaklanjuti kebijakan Gubernur Riau adanya penambahan 40 persen tempat tidur untuk pasien Covid-19. Mesti dalam keadaan sekarang ruang isolasi Covid-19 masih tertampung.(adv)

Baca Juga:  KRI Alugoro-405 Dikerahkan Cari Nanggala-402
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KHUSUS Penanganan Pasien Covid Reaktif dan Gejala Sedang Manajemen Rumah Sakit Awal Bros Ujung Batu, Selasa (3/8) menyiapkan tenda darurat dari BPBD Rokan Hulu untuk memaksimalkan penaganan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Alasan pihak RS Awal Bros Ujung Batu mendirikan tenda darurat tersebut, bukan disebabkan penuhnya ketersedian ruang isolasi pasien Covid-19 yang ada saat ini berjumlah 30 tempat tidur. Tapi tujuannya, untuk pemisahan pasien terutama bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sifatnya yang emergency dipisahkan dengan pasien reaktif bergejala sedang. Disamping pemisahan tersebut, tidak terkontaminasi dengan pasien non Covid-19.

"Untuk saat ini ketersedian ruang isolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di RS Awal Bros Ujung Batu masih tertampung. Namun untuk lebih safety dan memberikan rasa aman pada pasien yang berobat, manajemen RS Awal Bros Ujung Batu menyiapkan tenda darurat khusus untuk penanganan pasien yang dinyatakan reaktif dan bergejala sedang," ungkap Direktur RS Awal Bros Ujung Batu dr Alin Ayani, Selasa (3/8).

Baca Juga:  KRI Alugoro-405 Dikerahkan Cari Nanggala-402

Menurutnya, dengan didirikannya tenda darurat BPBD, manajemen RS Awal Bros Ujung Batu sebelumnya telah mempersiapkan sesuai dengan SOP penanganan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Baik itu peralatan yang diperlukan maupun tenaga kesehatan yang akan melayani nantinya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di tenda darurat yang didirikan di halaman RS.

"Jumlah ruang isolasi penanganan pasien Covid- 19 di RS Awal Bros Ujung Batu sebanyak 30 tempat tidur. Hingga hari ini (Selasa, red), baru 70 persen tingkat hunian pasien Covid-19. Belum penuh, tempat tidur masih ada untuk penanganan pasien Covid-19," katanya.

Diakuinya, didirikanya tenda darurat BPBD untuk penanganan pasien covid- 19, menindaklanjuti kebijakan Gubernur Riau adanya penambahan 40 persen tempat tidur untuk pasien Covid-19. Mesti dalam keadaan sekarang ruang isolasi Covid-19 masih tertampung.(adv)

Baca Juga:  Adele Berlibur Bareng Harry Styles

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari