Rabu, 28 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Warga dan Pemilik Lahan Bongkar Beton Penutup Jalan Umum

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Setelah empat hari ditutup dan diprotes oleh warga sekitar, akhirnya badan jalan yang sempat dibangun pagar beton dibongkar.

Pantau Riaupos.co, Jumat (16/4), tampak sejumlah warga, personel kepolisian dan TNI membongkar badan Jalan yang ditutup menggunakan beton oleh salah seorang warga yang mengaku memiliki tahan di badan jalan tersebut.

Tampak sejumlah material dari dinding beton tersebut dipecahkan satu per satu menggunakan alat bangunan sederhana seperti palu, cangkul serta pemotong besi yang dilakukan oleh sejumlah warga dibantu personel kepolisian dan TNI.

Dari arah simpang Jalan Kartama Gang Bersama, sejumlah warga mengatur arus lalu lintas untuk pengendara roda dua dan empat tidak masuk ke dalam lokasi pembongkaran badan Jalan yang bermasalah tersebut. Akibatnya, kemacetan di Jalan Kartama sedikit terjadi, sebab pengendara yang memutar arah menuju Jalan Kaharudin Nasution.

Baca Juga:  RAPP Sudah Bagikan 400 Ribu Masker Melalui Pemprov

Menurut Ketua RW 001/ RT 001 Rahmad, pembongkaran ini dilakukan setelah adanya surat protes dari warga serta telah dilakukannya musyawarah dengan keluarga pemilik lahan, Kamis (15/4) lalu.

Sehingga saat ini pembongkaran tembok yang berdiri di atas badan jalan setinggi 2.5 meter hingga 3 meter tersebut dilakukan guna memperlancar lalu lintas di jalan tersebut.

"Kemarin kita memang ada melakukan pertemuan dengan pihak kelurahan dan warga. Tetapi tidak sampai ke jalur hukum dan bisa diselesaikan dengan cara musyawarah," tuturnya.

Laporan: Prapti Dwi Lestari (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Setelah empat hari ditutup dan diprotes oleh warga sekitar, akhirnya badan jalan yang sempat dibangun pagar beton dibongkar.

Pantau Riaupos.co, Jumat (16/4), tampak sejumlah warga, personel kepolisian dan TNI membongkar badan Jalan yang ditutup menggunakan beton oleh salah seorang warga yang mengaku memiliki tahan di badan jalan tersebut.

Tampak sejumlah material dari dinding beton tersebut dipecahkan satu per satu menggunakan alat bangunan sederhana seperti palu, cangkul serta pemotong besi yang dilakukan oleh sejumlah warga dibantu personel kepolisian dan TNI.

Dari arah simpang Jalan Kartama Gang Bersama, sejumlah warga mengatur arus lalu lintas untuk pengendara roda dua dan empat tidak masuk ke dalam lokasi pembongkaran badan Jalan yang bermasalah tersebut. Akibatnya, kemacetan di Jalan Kartama sedikit terjadi, sebab pengendara yang memutar arah menuju Jalan Kaharudin Nasution.

Baca Juga:  Banyak Khasiatnya, Mahasiswa Bagikan Tanaman Obat

Menurut Ketua RW 001/ RT 001 Rahmad, pembongkaran ini dilakukan setelah adanya surat protes dari warga serta telah dilakukannya musyawarah dengan keluarga pemilik lahan, Kamis (15/4) lalu.

- Advertisement -

Sehingga saat ini pembongkaran tembok yang berdiri di atas badan jalan setinggi 2.5 meter hingga 3 meter tersebut dilakukan guna memperlancar lalu lintas di jalan tersebut.

"Kemarin kita memang ada melakukan pertemuan dengan pihak kelurahan dan warga. Tetapi tidak sampai ke jalur hukum dan bisa diselesaikan dengan cara musyawarah," tuturnya.

- Advertisement -

Laporan: Prapti Dwi Lestari (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Setelah empat hari ditutup dan diprotes oleh warga sekitar, akhirnya badan jalan yang sempat dibangun pagar beton dibongkar.

Pantau Riaupos.co, Jumat (16/4), tampak sejumlah warga, personel kepolisian dan TNI membongkar badan Jalan yang ditutup menggunakan beton oleh salah seorang warga yang mengaku memiliki tahan di badan jalan tersebut.

Tampak sejumlah material dari dinding beton tersebut dipecahkan satu per satu menggunakan alat bangunan sederhana seperti palu, cangkul serta pemotong besi yang dilakukan oleh sejumlah warga dibantu personel kepolisian dan TNI.

Dari arah simpang Jalan Kartama Gang Bersama, sejumlah warga mengatur arus lalu lintas untuk pengendara roda dua dan empat tidak masuk ke dalam lokasi pembongkaran badan Jalan yang bermasalah tersebut. Akibatnya, kemacetan di Jalan Kartama sedikit terjadi, sebab pengendara yang memutar arah menuju Jalan Kaharudin Nasution.

Baca Juga:  Sekolah Dilarang Jual LKS Orang Tua Diminta Lapor ke Disdik

Menurut Ketua RW 001/ RT 001 Rahmad, pembongkaran ini dilakukan setelah adanya surat protes dari warga serta telah dilakukannya musyawarah dengan keluarga pemilik lahan, Kamis (15/4) lalu.

Sehingga saat ini pembongkaran tembok yang berdiri di atas badan jalan setinggi 2.5 meter hingga 3 meter tersebut dilakukan guna memperlancar lalu lintas di jalan tersebut.

"Kemarin kita memang ada melakukan pertemuan dengan pihak kelurahan dan warga. Tetapi tidak sampai ke jalur hukum dan bisa diselesaikan dengan cara musyawarah," tuturnya.

Laporan: Prapti Dwi Lestari (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari