Rabu, 1 April 2026
- Advertisement -

Masyarakat Diminta Dukung Vaksinasi Covid-19 dengan Tidak Sebarkan Hoaks

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, meminta masyarakat mendukung sepenuhnya proses vaksinasi Covid-19 secara nasional agar berjalan lancar. Berita hoaks dalam pelaksanaan vaksinasi dikhawatirkan mengganggu pencapaian target vaksinasi Covid-19 nasional.

"Sangat memprihatinkan bila masih ada pihak-pihak yang menyebarkan kabar bohong terkait tahapan vaksinasi Covid-19, sehingga masyarakat dirugikan, apalagi yang terkena dampaknya para lansia," kata Lestari, dalam keterangan tertulisnya, Ahad (14/3/2021).

Apa yang dikatakannya tersebut menyikapi banyaknya warga lansia yang terkecoh kabar bohong saat mendatangi Sentra Vaksin Covid-19 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dalam beberapa hari terakhir.

Vaksinasi yang hanya ditujukan kepada lansia warga DKI Jakarta itu, dikabarkan lewat sosial media oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, berlaku untuk semua lansia. Akibatnya, sejumlah lansia yang tinggal di kawasan sekitar Jakarta pun datang, namun tidak bisa dilayani.

Baca Juga:  Wamenkes Prediksi Puncak Gelombang Covid-19 Terlampaui Pekan Ini

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, fenomena penyebaran hoaks yang terjadi dalam proses vaksinasi Covid-19 nasional ini harus segera diantisipasi dengan strategi yang tepat agar tidak terulang.

Rerie berharap, para penyelenggara vaksinasi Covid-19, memiliki tata kelola informasi yang memadai dan mudah dipahami masyarakat, untuk menghindari pemahaman yang keliru terhadap informasi yang disampaikan.

Apalagi laman www.kemkes.go.id mencatat hingga Sabtu (13/3) jumlah masyarakat yang  divaksinasi dosis kedua sejumlah 1,45 juta orang. Sementara jumlah masyarakat yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama 3,98 juta orang.

Padahal, ungkap anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, syarat minimal 70 persen populasi penduduk divaksinasi untuk mendapatkan kekebalan kelompok, sekitar 181 juta orang.

Baca Juga:  Bupati Siak dan Dirjen PPI Luncurkan Siak Live Room dan Call Centre 112

Ia berharap, masyarakat harus semakin bijak dalam menyikapi informasi yang belum pasti kebenarannya, untuk menghindari penyebaran berita hoax.

Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, meminta masyarakat mendukung sepenuhnya proses vaksinasi Covid-19 secara nasional agar berjalan lancar. Berita hoaks dalam pelaksanaan vaksinasi dikhawatirkan mengganggu pencapaian target vaksinasi Covid-19 nasional.

"Sangat memprihatinkan bila masih ada pihak-pihak yang menyebarkan kabar bohong terkait tahapan vaksinasi Covid-19, sehingga masyarakat dirugikan, apalagi yang terkena dampaknya para lansia," kata Lestari, dalam keterangan tertulisnya, Ahad (14/3/2021).

Apa yang dikatakannya tersebut menyikapi banyaknya warga lansia yang terkecoh kabar bohong saat mendatangi Sentra Vaksin Covid-19 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dalam beberapa hari terakhir.

Vaksinasi yang hanya ditujukan kepada lansia warga DKI Jakarta itu, dikabarkan lewat sosial media oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, berlaku untuk semua lansia. Akibatnya, sejumlah lansia yang tinggal di kawasan sekitar Jakarta pun datang, namun tidak bisa dilayani.

Baca Juga:  Menyamar Jadi Gembel, Bawa Sekarung Uang

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, fenomena penyebaran hoaks yang terjadi dalam proses vaksinasi Covid-19 nasional ini harus segera diantisipasi dengan strategi yang tepat agar tidak terulang.

- Advertisement -

Rerie berharap, para penyelenggara vaksinasi Covid-19, memiliki tata kelola informasi yang memadai dan mudah dipahami masyarakat, untuk menghindari pemahaman yang keliru terhadap informasi yang disampaikan.

Apalagi laman www.kemkes.go.id mencatat hingga Sabtu (13/3) jumlah masyarakat yang  divaksinasi dosis kedua sejumlah 1,45 juta orang. Sementara jumlah masyarakat yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama 3,98 juta orang.

- Advertisement -

Padahal, ungkap anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, syarat minimal 70 persen populasi penduduk divaksinasi untuk mendapatkan kekebalan kelompok, sekitar 181 juta orang.

Baca Juga:  Tetap Ketua KPK, Firli Bahuri Dimutasi di Polri

Ia berharap, masyarakat harus semakin bijak dalam menyikapi informasi yang belum pasti kebenarannya, untuk menghindari penyebaran berita hoax.

Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, meminta masyarakat mendukung sepenuhnya proses vaksinasi Covid-19 secara nasional agar berjalan lancar. Berita hoaks dalam pelaksanaan vaksinasi dikhawatirkan mengganggu pencapaian target vaksinasi Covid-19 nasional.

"Sangat memprihatinkan bila masih ada pihak-pihak yang menyebarkan kabar bohong terkait tahapan vaksinasi Covid-19, sehingga masyarakat dirugikan, apalagi yang terkena dampaknya para lansia," kata Lestari, dalam keterangan tertulisnya, Ahad (14/3/2021).

Apa yang dikatakannya tersebut menyikapi banyaknya warga lansia yang terkecoh kabar bohong saat mendatangi Sentra Vaksin Covid-19 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dalam beberapa hari terakhir.

Vaksinasi yang hanya ditujukan kepada lansia warga DKI Jakarta itu, dikabarkan lewat sosial media oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, berlaku untuk semua lansia. Akibatnya, sejumlah lansia yang tinggal di kawasan sekitar Jakarta pun datang, namun tidak bisa dilayani.

Baca Juga:  Penentuan Kabareskrim Baru Harus Bebas dari Intervensi Elite

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, fenomena penyebaran hoaks yang terjadi dalam proses vaksinasi Covid-19 nasional ini harus segera diantisipasi dengan strategi yang tepat agar tidak terulang.

Rerie berharap, para penyelenggara vaksinasi Covid-19, memiliki tata kelola informasi yang memadai dan mudah dipahami masyarakat, untuk menghindari pemahaman yang keliru terhadap informasi yang disampaikan.

Apalagi laman www.kemkes.go.id mencatat hingga Sabtu (13/3) jumlah masyarakat yang  divaksinasi dosis kedua sejumlah 1,45 juta orang. Sementara jumlah masyarakat yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama 3,98 juta orang.

Padahal, ungkap anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, syarat minimal 70 persen populasi penduduk divaksinasi untuk mendapatkan kekebalan kelompok, sekitar 181 juta orang.

Baca Juga:  Menyamar Jadi Gembel, Bawa Sekarung Uang

Ia berharap, masyarakat harus semakin bijak dalam menyikapi informasi yang belum pasti kebenarannya, untuk menghindari penyebaran berita hoax.

Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari