Senin, 6 Juli 2026
- Advertisement -

Produser Goblin dan Netflix Siapkan Proyek Serial Berbiaya Mahal

SEOUL (RIAUPOS.CO) – Dunia siniema Korea Selatan (Korsel) terus mendapatkan ligitimasi. Rumah produksi Netflix kini banyak memproduksi film dan sinema televisi di negara tersebut. Kini mereka sedang membuat beberapa proyek di saat para rumah produksi layar lebar banyak yang menghentikan produksinya.

Produser Goblin, Lee Eung-bok, sedang menyiapkan Sweet Home yang bakal masuk dalam jajaran serial Korea produksi Netflix dengan biaya produksi tertinggi.

Melansir Insight, serial bergenre thriller fantasi tersebut dilaporkan membutuhkan sekitar US$2,4 juta atau sekitar Rp35,6 miliar per episode. Biaya meroket karena Sweet Home memerlukan banyak efek visual untuk menggambarkan makhluk mengerikan.

Sweet Home merupakan serial yang diangkat dari webtoon bertajuk serupa. Kisahnya seputar seorang anak laki-laki yang bertarung dengan makhluk mengerikan penuh keserakahan.

Baca Juga:  Begini Penjelasan Kenapa Anggota DPR Dapat Pelat Nomor Khusus

Serial ini akan dibintangi Song Kang yang sebelumnya sukses menarik perhatian lewat serial orisinal Netflix, Love Alarm. Sweet Home turut diramaikan kehadiran Lee Do-hyun yang sebelumnya bermain dalam Hotel Del Luna.

Sementara itu, Lee Eung-bok sendiri sebelumnya sudah memproduksi banyak drama hit seperti Mr. Sunshine, Descendants of the Sun, dan Goblin.

Netflix belum mengungkapkan tanggal perilisan Sweet Home. Namun, serial tersebut dikabarkan bakal tayang jelang akhir 2020.

Sebelum Sweet Home, Netflix juga sudah menayangkan sejumlah serial Korea dengan biaya produksi tinggi, salah satunya Kingdom. Serial zombi tersebut menghabiskan sekitar 20 miliar won atau Rp237 miliar untuk enam episode.

Selain itu, serial Arthdal Chronicles juga menghabiskan sekitar US$2 juta atau sekitar Rp29,6miliar per episode, serta Mr. Sunshine yang berbiaya sekitar US$1,2 juta atau sekitar Rp17,7 miliar untuk satu tayangan. 

Baca Juga:  Guru Butuh Bukti Efektivitas Vaksin

Sumber: Insight/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

SEOUL (RIAUPOS.CO) – Dunia siniema Korea Selatan (Korsel) terus mendapatkan ligitimasi. Rumah produksi Netflix kini banyak memproduksi film dan sinema televisi di negara tersebut. Kini mereka sedang membuat beberapa proyek di saat para rumah produksi layar lebar banyak yang menghentikan produksinya.

Produser Goblin, Lee Eung-bok, sedang menyiapkan Sweet Home yang bakal masuk dalam jajaran serial Korea produksi Netflix dengan biaya produksi tertinggi.

Melansir Insight, serial bergenre thriller fantasi tersebut dilaporkan membutuhkan sekitar US$2,4 juta atau sekitar Rp35,6 miliar per episode. Biaya meroket karena Sweet Home memerlukan banyak efek visual untuk menggambarkan makhluk mengerikan.

Sweet Home merupakan serial yang diangkat dari webtoon bertajuk serupa. Kisahnya seputar seorang anak laki-laki yang bertarung dengan makhluk mengerikan penuh keserakahan.

Baca Juga:  Dari Kukerta Mahasiswa IPB di Kelurahan Tangkerang Labuai

Serial ini akan dibintangi Song Kang yang sebelumnya sukses menarik perhatian lewat serial orisinal Netflix, Love Alarm. Sweet Home turut diramaikan kehadiran Lee Do-hyun yang sebelumnya bermain dalam Hotel Del Luna.

- Advertisement -

Sementara itu, Lee Eung-bok sendiri sebelumnya sudah memproduksi banyak drama hit seperti Mr. Sunshine, Descendants of the Sun, dan Goblin.

Netflix belum mengungkapkan tanggal perilisan Sweet Home. Namun, serial tersebut dikabarkan bakal tayang jelang akhir 2020.

- Advertisement -

Sebelum Sweet Home, Netflix juga sudah menayangkan sejumlah serial Korea dengan biaya produksi tinggi, salah satunya Kingdom. Serial zombi tersebut menghabiskan sekitar 20 miliar won atau Rp237 miliar untuk enam episode.

Selain itu, serial Arthdal Chronicles juga menghabiskan sekitar US$2 juta atau sekitar Rp29,6miliar per episode, serta Mr. Sunshine yang berbiaya sekitar US$1,2 juta atau sekitar Rp17,7 miliar untuk satu tayangan. 

Baca Juga:  KPK Perpanjang Masa Penahanan Andi Putra 40 Hari ke Depan

Sumber: Insight/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SEOUL (RIAUPOS.CO) – Dunia siniema Korea Selatan (Korsel) terus mendapatkan ligitimasi. Rumah produksi Netflix kini banyak memproduksi film dan sinema televisi di negara tersebut. Kini mereka sedang membuat beberapa proyek di saat para rumah produksi layar lebar banyak yang menghentikan produksinya.

Produser Goblin, Lee Eung-bok, sedang menyiapkan Sweet Home yang bakal masuk dalam jajaran serial Korea produksi Netflix dengan biaya produksi tertinggi.

Melansir Insight, serial bergenre thriller fantasi tersebut dilaporkan membutuhkan sekitar US$2,4 juta atau sekitar Rp35,6 miliar per episode. Biaya meroket karena Sweet Home memerlukan banyak efek visual untuk menggambarkan makhluk mengerikan.

Sweet Home merupakan serial yang diangkat dari webtoon bertajuk serupa. Kisahnya seputar seorang anak laki-laki yang bertarung dengan makhluk mengerikan penuh keserakahan.

Baca Juga:  Alumni Thawalib Se-Jabodetabek Komit Perkuat Perguruan Thawalib

Serial ini akan dibintangi Song Kang yang sebelumnya sukses menarik perhatian lewat serial orisinal Netflix, Love Alarm. Sweet Home turut diramaikan kehadiran Lee Do-hyun yang sebelumnya bermain dalam Hotel Del Luna.

Sementara itu, Lee Eung-bok sendiri sebelumnya sudah memproduksi banyak drama hit seperti Mr. Sunshine, Descendants of the Sun, dan Goblin.

Netflix belum mengungkapkan tanggal perilisan Sweet Home. Namun, serial tersebut dikabarkan bakal tayang jelang akhir 2020.

Sebelum Sweet Home, Netflix juga sudah menayangkan sejumlah serial Korea dengan biaya produksi tinggi, salah satunya Kingdom. Serial zombi tersebut menghabiskan sekitar 20 miliar won atau Rp237 miliar untuk enam episode.

Selain itu, serial Arthdal Chronicles juga menghabiskan sekitar US$2 juta atau sekitar Rp29,6miliar per episode, serta Mr. Sunshine yang berbiaya sekitar US$1,2 juta atau sekitar Rp17,7 miliar untuk satu tayangan. 

Baca Juga:  PGN Realisasikan Implementasi Harga Gas Industri Tertentu

Sumber: Insight/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari