Jumat, 20 Maret 2026
- Advertisement -

Erick Thohir: Belum Ada BUMN yang Bisa Produksi Masker N95

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bahwa jenis alat kesehatan (alkes) yang bisa diproduksi perusahaan pelat merah hingga saat ini masih terbatas. Untuk masker misalnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, belum ada perseroan yang bisa memproduksi jenis N95.

"N95 belum bisa bikin. Itu masker untuk bedah," katanya, Jumat (3/4).

Saat ini, lanjut Erick, PT Kimia Farma (Persero) Tbk baru bisa memproduksi masker berwarna hijau yang biasa digunakan oleh masyarakat dan tenaga medis. Di sisi lain, saat ini BUMN menerima banyak bantuan berupa peralatan medis dari pengusaha dan donatur misalnya ventilator.

"Alhamdulillah akan ada sumbangan sebanyak 115 ventilator. Ini masih kurang karena kami butuh lebih dari 200 ventilator," ujarnya.

Baca Juga:  Jalankan Prokes, Sate Cun Kembali Ramai

Erick menuturkan, bantuan tersebut akan disebar ke rumah sakit-rumah sakit yang menangani pasien Covid-19.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bahwa jenis alat kesehatan (alkes) yang bisa diproduksi perusahaan pelat merah hingga saat ini masih terbatas. Untuk masker misalnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, belum ada perseroan yang bisa memproduksi jenis N95.

"N95 belum bisa bikin. Itu masker untuk bedah," katanya, Jumat (3/4).

Saat ini, lanjut Erick, PT Kimia Farma (Persero) Tbk baru bisa memproduksi masker berwarna hijau yang biasa digunakan oleh masyarakat dan tenaga medis. Di sisi lain, saat ini BUMN menerima banyak bantuan berupa peralatan medis dari pengusaha dan donatur misalnya ventilator.

"Alhamdulillah akan ada sumbangan sebanyak 115 ventilator. Ini masih kurang karena kami butuh lebih dari 200 ventilator," ujarnya.

Baca Juga:  Menko Airlangga: Kendala Realisasi PEN Terus Dimonitor Pemerintah

Erick menuturkan, bantuan tersebut akan disebar ke rumah sakit-rumah sakit yang menangani pasien Covid-19.

- Advertisement -

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bahwa jenis alat kesehatan (alkes) yang bisa diproduksi perusahaan pelat merah hingga saat ini masih terbatas. Untuk masker misalnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, belum ada perseroan yang bisa memproduksi jenis N95.

"N95 belum bisa bikin. Itu masker untuk bedah," katanya, Jumat (3/4).

Saat ini, lanjut Erick, PT Kimia Farma (Persero) Tbk baru bisa memproduksi masker berwarna hijau yang biasa digunakan oleh masyarakat dan tenaga medis. Di sisi lain, saat ini BUMN menerima banyak bantuan berupa peralatan medis dari pengusaha dan donatur misalnya ventilator.

"Alhamdulillah akan ada sumbangan sebanyak 115 ventilator. Ini masih kurang karena kami butuh lebih dari 200 ventilator," ujarnya.

Baca Juga:  YLKI Tantang Kemenhub Hapus Tarif Batas Bawah, Turunkan Batas Atas

Erick menuturkan, bantuan tersebut akan disebar ke rumah sakit-rumah sakit yang menangani pasien Covid-19.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari