Senin, 14 September 2026
- Advertisement -

Siapkan Alat Berat di Jalur Lintas Riau-Sumbar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Jalur Provinsi Riau menuju Sumatera Barat belakangan kerap terputus. Penyebabnya adalah tanah longsor yang terjadi di beberapa titik rawan. Atas kondisi itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyiapkan alat berat. Gunanya ketika terjadi longsor, alat berat yang disiapkan bisa langsung melakukan pembersihan jalan.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar kepada Riau Pos, Selasa (24/12). Menurut dia, beberapa kasus longsor yang sudah terjadi sejak beberapa hari ini harusnya menjadi pelajaran bagi pemprov. Apalagi, memasuki musim liburan saat ini banyak warga asal Riau berpergian ke Sumbar.

“Kita kan tidak mau ada mu­sibah yang terjadi. Kita manusia kan bisa berusaha dan berikhtiar. Itulah bentuk ikhtiar kita. Jadi pas terjadi longsor, besar ataupun kecil langsung alat berat bekerja. Apalagi saat ini banyak warga Riau yang berpergian ke Sumbar karena libur,” pungkasnya.

Baca Juga:  Cara Mengobati Penyakit Lyme Disease

Menurut dia, peletakan alat berat di beberapa titik rawan tidak terlalu memakan biaya besar. Apalagi, hal itu merupakan kewajiban pemerintah dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakatnya.

“Saya rasa tidak terlalu memakan biaya besar. Nanti saya juga akan dorong komisi terkait di DPRD agar menyurati langsung Dinas PUPR yang memiliki alat berat,” tambahnya.

Bila perlu, lanjut Asri, Pemprov Riau melakukan koordinasi dengan Pemprov Sumbar. Agar kedua pihak sama-sama peduli dengan jalur antar provinsi tersebut. Sehingga jalur yang masuk kawasan Sumbar menuju Riau juga terjaga situasi dan kondisinya.

Sedangkan untuk solusi jangka panjang, Ketua DPD Demokrat Riau itu menyarankan agar pemprov melobi pusat untuk membuat turap atau penyangga wilayah perbukitan yang rawan longsor. Sehingga masyarakat tidak perlu merasakan was-was ketika berpergian menuju Sumbar pada saat musim hujan.

Baca Juga:  DPR Sepakat Membentuk Panja Jiwasraya

“Kan bisa di lobi pusat supaya bangun penyangga. Bukit-bukit yang longsor itu harus ada penahannya,” tutup Asri.(gem)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Jalur Provinsi Riau menuju Sumatera Barat belakangan kerap terputus. Penyebabnya adalah tanah longsor yang terjadi di beberapa titik rawan. Atas kondisi itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyiapkan alat berat. Gunanya ketika terjadi longsor, alat berat yang disiapkan bisa langsung melakukan pembersihan jalan.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar kepada Riau Pos, Selasa (24/12). Menurut dia, beberapa kasus longsor yang sudah terjadi sejak beberapa hari ini harusnya menjadi pelajaran bagi pemprov. Apalagi, memasuki musim liburan saat ini banyak warga asal Riau berpergian ke Sumbar.

“Kita kan tidak mau ada mu­sibah yang terjadi. Kita manusia kan bisa berusaha dan berikhtiar. Itulah bentuk ikhtiar kita. Jadi pas terjadi longsor, besar ataupun kecil langsung alat berat bekerja. Apalagi saat ini banyak warga Riau yang berpergian ke Sumbar karena libur,” pungkasnya.

Baca Juga:  Derita Kanker Ganas, IRT di Perawang Perlu Bantuan Dana Berobat

Menurut dia, peletakan alat berat di beberapa titik rawan tidak terlalu memakan biaya besar. Apalagi, hal itu merupakan kewajiban pemerintah dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakatnya.

“Saya rasa tidak terlalu memakan biaya besar. Nanti saya juga akan dorong komisi terkait di DPRD agar menyurati langsung Dinas PUPR yang memiliki alat berat,” tambahnya.

- Advertisement -

Bila perlu, lanjut Asri, Pemprov Riau melakukan koordinasi dengan Pemprov Sumbar. Agar kedua pihak sama-sama peduli dengan jalur antar provinsi tersebut. Sehingga jalur yang masuk kawasan Sumbar menuju Riau juga terjaga situasi dan kondisinya.

Sedangkan untuk solusi jangka panjang, Ketua DPD Demokrat Riau itu menyarankan agar pemprov melobi pusat untuk membuat turap atau penyangga wilayah perbukitan yang rawan longsor. Sehingga masyarakat tidak perlu merasakan was-was ketika berpergian menuju Sumbar pada saat musim hujan.

- Advertisement -
Baca Juga:  Tarif Cukai Naik 23 Persen Tahun Depan

“Kan bisa di lobi pusat supaya bangun penyangga. Bukit-bukit yang longsor itu harus ada penahannya,” tutup Asri.(gem)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Jalur Provinsi Riau menuju Sumatera Barat belakangan kerap terputus. Penyebabnya adalah tanah longsor yang terjadi di beberapa titik rawan. Atas kondisi itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyiapkan alat berat. Gunanya ketika terjadi longsor, alat berat yang disiapkan bisa langsung melakukan pembersihan jalan.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar kepada Riau Pos, Selasa (24/12). Menurut dia, beberapa kasus longsor yang sudah terjadi sejak beberapa hari ini harusnya menjadi pelajaran bagi pemprov. Apalagi, memasuki musim liburan saat ini banyak warga asal Riau berpergian ke Sumbar.

“Kita kan tidak mau ada mu­sibah yang terjadi. Kita manusia kan bisa berusaha dan berikhtiar. Itulah bentuk ikhtiar kita. Jadi pas terjadi longsor, besar ataupun kecil langsung alat berat bekerja. Apalagi saat ini banyak warga Riau yang berpergian ke Sumbar karena libur,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pelaku Perusakan Bank BNI Dikirim ke RSJ Tampan

Menurut dia, peletakan alat berat di beberapa titik rawan tidak terlalu memakan biaya besar. Apalagi, hal itu merupakan kewajiban pemerintah dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakatnya.

“Saya rasa tidak terlalu memakan biaya besar. Nanti saya juga akan dorong komisi terkait di DPRD agar menyurati langsung Dinas PUPR yang memiliki alat berat,” tambahnya.

Bila perlu, lanjut Asri, Pemprov Riau melakukan koordinasi dengan Pemprov Sumbar. Agar kedua pihak sama-sama peduli dengan jalur antar provinsi tersebut. Sehingga jalur yang masuk kawasan Sumbar menuju Riau juga terjaga situasi dan kondisinya.

Sedangkan untuk solusi jangka panjang, Ketua DPD Demokrat Riau itu menyarankan agar pemprov melobi pusat untuk membuat turap atau penyangga wilayah perbukitan yang rawan longsor. Sehingga masyarakat tidak perlu merasakan was-was ketika berpergian menuju Sumbar pada saat musim hujan.

Baca Juga:  Konflik dengan Prancis Meruncing, Turki Semakin Jauh dari Uni Eropa

“Kan bisa di lobi pusat supaya bangun penyangga. Bukit-bukit yang longsor itu harus ada penahannya,” tutup Asri.(gem)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari