Categories: Siak

Menuju Siak Bebas Air Bersih

(RIAUPOS.CO) – Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) merupakan kawasan strategis nasional. Sebagai kawasan yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Pemkab Siak sedang berusaha agar air bersih tidak menjadi persoalan di kawasan itu.

Beberapa waktu lalu, Bupati Siak H Alfedri MSi bersama Kepala Dinas PU Tarukim Irving Kahar melakukan audiensi pengusulan pembangunan air bersih untuk Kawasan Industri Tanjung Buton yang saat ini terus berbenah.

Dikatakan Bupati Alfedri, sebenarnya pengusulan tidak hanya di KITB saja, tapi juga di kawasan sekitar KITB, yaitu Kampung Mengkapan, Sungai Rawa, Rawa Mekar Jaya dan Penyengat dan semuanya mendapat dukungan penuh Kemen PUPR.

“Bahkan kami juga mengusulkan penanganan pemukiman kumuh Kota Perawang dan Kandis, serta usulan SPAM Indor Mempura,” ungkap Bupati Alfedri.

Audiensi dilakukan bersama Dirjen Cipta Karya Kementerian PU Tarukim Ir Diana Kusumastuti dan Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Infrastruktur Pemukiman Kemen PU Edward.

Pengusulan ini diharapkan segera terealiasi. Sehingga KITB yang menjadi kebanggaan Siak, dapat berfungsi sebagaimana mestinya, di samping akan dibenahi sarana dan prasarana penunjang lainnya.

Saat ini, keberadaan air bersih sangat mendesak di kawasan ini, terlebih KITB sebagai proyek strategis nasional dan perekonomian diharapkan akan bangkit dari sana.

“Kami memang sangat konsen untuk air bersih, karena hal itu hak dasar masyarakat dan siapapun yang hidup di muka bumi ini,” sebutnya.

Dikatakan Bupati Alfedri, peningkatan akses air bersih pada tahun 2020 Pemkab Siak, mendapatkan Dana Alokasi Khusus tiga kecamatan yaitu Kecamatan Sabak Auh tepatnya berada di Kampung Bandar Sungai dan Kampung Pedada, sedangkan di Kecamatan Lubuk Dalam berada di Kampung Sialang Baru dan Kecamatan Pusako  ada di Kampung Dusun Pusaka dan Kampung Pebadaran.

“Tidak hanya itu, ada juga bantuan Penyediaan Air Minum Berbasisis Masyarakat (Pamsimas) untuk 10 kampung,” jelas Bupati Alfedri.

Sedangkan untuk 2021, menurut Bupati Alfedri, Pemkab Siak juga mendapatkan DAK untuk lima kecamatan, yaitu Kecamatan Sabak Auh untuk Kampung Belading dan Kampung Sungai Tengah, Kecamatan Kerinci Kanan di Kampung Delima Jaya.

Sementara untuk Pamsimas dari DAK ada ada di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Sungai Apit di Kampung Tanjung Kuras, Kecamatan Minas di Kampung Mandi Angin dan Kecamatan Kerinci Kanan di Kampung Gabung Makmur).

Sedangkan dana APBN dari Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera III bantuan Unit Air Baku di SPAM IKK Indoor Siak dan dana hibah Pamsimas 20 kampung.(ifr)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

APBD Rohul 2025 Terserap 92,87 Persen, Pemkab Kembali Raih WTP ke-10 Berturut-turut

Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…

4 jam ago

Dari Semak Belukar Jadi Kebun Herbal, Mahasiswa FK Unri Hadirkan Program Lentera TOGA

Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…

4 jam ago

Tak Lolos SMAN/SMKN? Disdik Riau Siapkan 2.179 Kursi Gratis Lewat Jalur BOSDA Afirmasi

Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…

5 jam ago

Pemko Pekanbaru Kejar Target, Perbaikan Jalan Rusak Tahun Ini Ditargetkan Tembus Lebih dari 42 Km

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…

5 jam ago

Buron 3 Tahun, DPO Kasus 15 Kg Sabu di Bengkalis Akhirnya Ditangkap Polisi

Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…

9 jam ago

Idris Resmi Dilantik Jadi Anggota PAW DPRD Kampar, Gantikan Irwan Saputra

DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…

9 jam ago