AKBP Asep Sujarwadi Kapolres Siak
SIAK (RIAUPOS.CO) – Hampir setiap hari ada pengungkapan narkoba yang dilakukan Satuan Narkoba Polres Siak, bekerja sama dengan masyarakat yang peduli dan antinarkoba.
Hal ini patut menjadi perhatian bersama. Dengan banyaknya terungkap pelaku penyalahgunaan narkoba, baik itu sebagai bandar, pengedar maupun kurir, berarti jaringan masih ada dan patut diwaspadai.
Demikian dikatakan Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi. Disebutkan Kapolres Asep, ada kegelisahan dirinya dalam melihat banyaknya pelaku penyalahgunaan narkoba.
Menjadi tugas bersama dalam mencegah terjadinya peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Semua pihak mesti dilibatkan untuk mengatakan tidak pada narkoba.
Selain penyuluhan yang masif tentang bahaya dan akibat yang ditimbulkan, bagaimana keluarga, lingkungan dan pemerintah desa peduli.
“Kita semua harus saling mengingatkan, memastikan tidak ada di antara kita yang melakukan penyalahgunaan narkoba,” kata kapolres.
Tindakan terukur akan diberlakukan bagi pelaku penyalahgunaan narkoba. Sebab semua tahu narkoba musuh bersama, dan dunia juga memerangi narkoba.
“Kepada penghulu dan perangkatnya mari bersama kita peduli, termasuk RT, RW dan para orang tua, pastikan lingkungan dan keluarga tidak ada yang terjerat atau terperangkap narkoba dengan alasan apapun, termasuk dengan alasan ekonomi,” tegas kapolres.
Katakan tidak pada narkoba, dan terus saling mengingatkan, mengajak terpikirkan sehat dan beraktivitas dengan kegiatan positif, serta berada pada lingkungan yang sportif.(gem)
Laporan MONANG LUBIS, Siak
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.