Categories: Siak

Serbuan Vaksin TNI, Kepedulian terhadap Masyarakat Siak

SIAK (RIAUPOS.CO) – Tingginya keinginan masyarakat Kabupaten Siak untuk menjalani vaksinasi, membuat serbuan vaksin TNI ditambah 200. Hal itu sebagai bentuk kepedulian di tengah pandemi ini.

Demikian dikatakan Wadanramil 03/ Siak Kapten Junaidi. Vaksinasi digelar di Puskesmas Siak pada Senin (23/8) pagi. Mekanisme pelaksanan vaksinasi, menurut Kapten Junaidi, Babinsa membagikan nomor antrean di masing-masing kelurahan dan kampung. "Kami melakukan hal itu, untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan. Dengan seperti itu, proses  vaksinasi berjalan lancar tanpa terjadi kerumunan, semua berjalan tertib sebagaimana harapan kami," kata Kapten Junaidi.

Sampai saat ini, pihaknya sudah melakukan vaksin terhadap 1.600 warga Siak. Vaksinasi dilakukan di dua kecamatan, Siak dan Mempura. Ada pun rinciannya, sebelumnya vaksin diberikan kepada 1.400 warga, lalu ditambah 200. "Personel kami sejak pagi, sudah siaga di puskesmas. Memastikan tidak ada kerumunan. Semua proses kami lakukan dengan prokes ketat," katanya.

Dikatakan Kapten Junaidi, apa yang dilakukan itu sebagai bentuk pengabdian untuk masyarakat.  Bagaimana caranya TNI ambil bagian dalam serbuan vaksin. "Kami masih menunggu apakah akan ada tambahan. Sebab sangat banyak warga yang menunggu untuk divaksin. Kami menunggu jawaban dari pimpinan," terangnya.

Sejauh ini, hubungan yang terjaga antara Babinsa dengan masyarakat. Membangun ikatan dan kepercayaan. Sehingga berdampak pada keinginan untuk memberikan solusi atas Kondisi saat ini. "Kami hanya ingin memberikan yang terbaik dari serbuan vaksin TNI yang kami bisa. Dan kami yakin akan sangat bermanfaat," terangnya.(ifr)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

6 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

6 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

6 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

6 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago