Afni Z - Bupati Siak
SIAK SRI INDRAPURA (RIAUPOS.CO) — Bupati Siak Dr Afni Zulkifli bertemu Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Zudan Arif Fakrulloh di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (12/1) siang. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Afni menandatangani komitmen bersama pembangunan dan penerapan manajemen talenta secara serentak.
Penandatanganan komitmen itu dilakukan bersama Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Provinsi Riau serta Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang. Langkah ini bertujuan untuk mengakselerasi penerapan sistem merit dalam pengisian jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Melalui sistem merit, pengisian jabatan dilakukan secara objektif berdasarkan kompetensi, kinerja, dan kualifikasi, tanpa membedakan latar belakang suku, agama, ras, maupun golongan. Sistem ini menjadi fondasi dalam menciptakan tata kelola kepegawaian yang adil dan profesional.
Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan, sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), dirinya berkomitmen menjalankan manajemen talenta instansi sebagai pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan mempertahankan ASN berpotensi tinggi.
“Langkah ini menjadi bukti nyata dalam rangka percepatan pembangunan dan penerapan manajemen talenta ASN, serta mendukung transformasi birokrasi dan penguatan sistem merit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penerapan manajemen talenta dilakukan melalui siklus akuisisi hingga penempatan talenta dengan menggunakan instrumen Matriks 9-Box Talent Mapping.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas SDM ASN untuk mendukung pembangunan nasional dan pelayanan publik, serta menyiapkan talenta terbaik pada posisi strategis guna membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas,” jelas Afni.
Melalui komitmen tersebut, diharapkan Pemerintah Kabupaten Siak mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih unggul dengan menempatkan figur yang tepat pada posisi yang tepat.
Sementara itu, Kepala BKN RI Zudan Arif Fakrulloh menegaskan pentingnya ASN untuk aktif melengkapi portofolio digital, mulai dari riwayat pendidikan, pelatihan, hingga sertifikasi guna mendukung keberhasilan sistem manajemen talenta.
Zudan menambahkan, manajemen talenta menjadi instrumen untuk mengubah pola dan sistem kerja birokrasi agar lebih cepat, adaptif, dan efektif. Penempatan ASN harus berbasis kelayakan dan kompetensi agar mampu menjalankan fungsi pemerintahan secara optimal.
Dalam implementasinya, transformasi karier ini memberikan kepastian bagi ASN melalui portofolio digital dan rencana suksesi yang transparan, sekaligus memfasilitasi mobilitas talenta antarinstansi hingga skala nasional melalui sistem Simata BKN. (mng)
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…