Categories: Kuantan Singingi

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

INUMAN (RIAUPOS.CO)- Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Dr H Suhardiman Amby MM menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam mengoptimalkan pemanfaatan bekas lahan tambang menjadi lahan pertanian produktif, khususnya untuk mendukung sektor tanaman pangan dan pencapaian target swasembada beras.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Suhardiman Amby saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pertanian yang digelar di Saung Tani, Kecamatan Inuman, Rabu (14/1).

Menurutnya, pemanfaatan bekas lahan tambang sebagai lahan pertanian merupakan langkah strategis dalam pengembangan sektor pertanian di Kuansing. Upaya ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung program swasembada beras yang tengah dicanangkan pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Suhardiman Amby juga mendorong penerapan program Indeks Pertanaman (IP) 200 sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian di wilayah Kuansing.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Provinsi Riau, Dr Roni Wibowo, menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan dukungan penuh terhadap program yang digagas Pemerintah Kabupaten Kuansing. Ia mengapresiasi langkah cepat dan keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi pertanian.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan keseriusan Bupati Kuansing dalam mendorong peningkatan produksi pertanian. Pemerintah provinsi siap bersinergi mendukung pelaksanaan program IP 200 ini,” ujarnya.

Rakor pertanian tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Asisten II Setda Kuansing Nafisman, Kepala Dinas Kominfo Kuansing H Doni Aprialdi, Kepala Dinas PUPR Ade Fahrer Arif, Kepala Dinas Pertanian Deflides Gusni, Kapolsek Inuman, Camat Inuman, Camat Kuantan Hilir Seberang, Dekan Fakultas Universitas Riau (UNRI), para penyuluh pertanian, kepala desa, serta kelompok tani.

Melalui rakor ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah bersama petani guna mewujudkan pertanian Kuansing yang berkelanjutan dan berdaya saing. (dac)

Redaksi

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

16 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

18 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

18 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

18 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

18 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

18 jam ago