Categories: Siak

Belajar Dihentikan saat Air Semakin Tinggi

SIAK (RIAUPOS.CO) — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hubbul Wathan Jalan Hang Tuah Sungai Apit atau sekitar 200 meter dari Sungai Siak menjadi langganan genangan air. Setiap tahun genangan air sungai masuk ke sekolah dan memang harus dihadapi.

Demikian dikatakan Kepala MI Hubbul Wathan Gustiyana SPdI. Disebutkannya, saat ini jumlah murid 149 orang. Situasi  air masuk ke sekolah berlangsung sudah dua hari.
Mereka belajar mengajar selagi bisa. Pagi ketika air belum naik, anak-anak akan belajar. Ketika air dimulai naik, aktivitas belajar masih terus berlangsung. Hari pertama air mulai naik pada pukul 09.00 WIB, sedangkan hari kedua air naik pada pukul 09.30 WIB.

"Namun, saat air semakin tinggi, bisa sampai selutut orang dewasa, kami hentikan belajar pengajar dan anak-anak kami pulangkan," jelasnya.

Disebutkannya, air naik sampai masuk ke sekolah sudah terjadi dalam dua hari ini. Kabar dari warga yang rumahnya di tepi sungai, seperti sekolah ini, puncaknya ada dalam sehari atau dua hari ke depan.

"Adapun langkah yang kami lakukan salah satunya adalah memanfaatkan belajar lebih awal, sebelum air naik dan semakin tinggi," ungkapnya.

Ketika air sudah semakin tinggi, sebagian anak-anak akan dipulangkan. Mereka adalah anak-anak kelas 2 sampai kelas 5. Sedangkan untuk anak kelas 1 dan kelas 6 tetap sekolah, karena ada tiga ruang kelas yang aman dari air.

"Pertimbangan kami, anak kelas 1 tetap belajar karena perlu bimbingan guru. Sedangkan untuk kelas 6, jelas akhir yang akan mendekati ujian," ungkapnya.

Sampai sejauh ini, buku-buku aman, karena berada di atas, berseberangan dengan kantor. "Meski terganggu dengan situasi ini, kami harus tetap optimis bahwa situasi ini akan cepat berakhir," sebutnya.

Dalam kondisi seperti ini, dikatakannya, dia dan para guru harus bisa membaca situasi dan gerak cepat. Tahap awal tentunya paya penyelamatan sebagai prioritas, baru selanjutnya materi pelajaran sebagai prioritas.

"Kami akan selalu mengingatkan atas situasi yang terjadi. Sehingga semuanya tetap baik-baiknya meski dalam kondisi khawatir dan was-was setiap hari," sebutnya.(mng)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Malam Ini! Habib Syech Hadir di Masjid Raya Annur, Warga Diajak Ramaikan Riau Bershalawat

Riau Bershalawat bersama Habib Syech digelar Senin malam di Masjid Raya Annur Pekanbaru. Masyarakat dan…

6 menit ago

Harga BBM Pertamina Terbaru Agustus 2026: Pertamax Turbo Turun Rp1.000 per Liter

Harga BBM non-subsidi Pertamina turun mulai 1 Agustus 2026. Pertamax Turbo, Pertamax, dan Pertamax Green…

31 menit ago

Aksi Curanmor Terbongkar, Pelaku 18 Tahun Ditangkap di Kediaman Mertua

Polisi menangkap pemuda 18 tahun terduga pelaku curanmor di Inhu. Motor korban dicuri saat dini…

21 jam ago

Monyet Liar Kembali Menggigit Warga, Korban di Tembilahan Bertambah Jadi 11 Orang

Teror monyet liar di Tembilahan Hilir, Inhil, semakin meresahkan. Hingga kini 11 warga menjadi korban…

22 jam ago

Tragedi Bocah 9 Tahun Meninggal di Jalan Sontang-Duri, Himarohu Riau: Jangan Tunggu Korban Berikutnya

Meninggalnya bocah 9 tahun setelah terjebak di Jalan Sontang-Duri memicu sorotan. Himarohu Riau mendesak Pemprov…

2 hari ago

Monyet Liar Terus Teror Warga Tembilahan Hilir, 10 Orang Jadi Korban

Korban gigitan monyet liar di Tembilahan Hilir bertambah menjadi 10 orang. Tim gabungan mengintensifkan pencarian…

2 hari ago