(RIAUPOS.CO) – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau diwakili oleh Asisten Direktur Dini Nur Setiawati menyerahkan uang pecahan Rp75 ribu kepada Bupati Siak Alfedri. Penyerahan uang itu dilakukan di halaman Puskesmas Sabak Auh, Kamis (10/9) siang.
"Hari ini saya menyerahkan langsung pecahan uang Rp75 ribu edisi khusus kemerdekaan kepada Pak Alfedri," kata Dini.
Uang pecahan baru Rp75 ribu ini sebutnya, dikeluarkan sebagai wujud mensyukuri anugerah kemerdekaan dan pencapaian hasil pembangunan Indonesia selama 75 tahun merdeka. Sebagai simbol memperteguh kebhinnekaan, dan optimisme menyongsong masa depan Indonesia yang gemilang.
"Bagi masyarakat yang menginginkan uang pecahan baru Rp75 ribu ini, dapat melakukan pemesanan penukaran melalui website pintar.bi.go.id atau bertanya di akun instagram bank_indonesia_riau," ujarnya.
Dijelaskannya, uang cetakan khusus kemerdekaan ini, hanya dicetak 75 juta lembar saja, dan resmi diluncurkan di Hari ke-75 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2020 lalu. Uang ini akan diserahkan ke warga dengan sejumlah persyaratan, di antaranya setiap warga hanya boleh memiliki 1 lembar.
Ia menyebutkan, untuk membeli uang edisi khusus kemerdekaan yang dikeluarkan 25 tahun sekali ini, warga harus mengisi formulir nomor identitas pribadi (KTP) sebagai syarat.
Sebagai informasi, Bank Indonesia telah 10 kali mengeluarkan uang cetakan edisi khusus, kemerdekaan. Ini merupakan yang ketiga kalinya dikeluarkan, yang pertama nominal Rp25 ribu, kedua Rp50 ribu dan ketiga Rp75 ribu.
Bupati Siak Alfedri mengucapkan terima kasih karena bisa memiliki dan menerima langsung uang edisi khusus Kemerdekaan RI yang ke-75 tahun.
“Terima kasih banyak saya ucapkan kepada Bank Indonesia perwakilan Riau atas pemberian uang edisi khusus ini," katanya.
Alfedri menyebutkan masyarakat dapat menukarkan uang Rp75.000 ke BI secara kolektif. Dan uang ini dapat dipergunakan sebagai bentuk transaksi pembayaran, namun lebih baik uang tersebut disimpan sebagai koleksi karena khusus dikeluarkan untuk perayaan HUT ke-75 RI.
Uniknya, uang pecahan kemerdekaan tersebut diserahkan kepada Bupati Siak pada saat kunjungan kerja di Sabak Auh. Kesempatan itu dimanfaatkan bupati mengampanyekan protokol kesehatan Covid-19.
“Kita harus bersama-sama memerangi Covid-19. Caranya tidak hanya mematuhi protokol kesehatan tapi juga disiplin. Tanpa disiplin, penularan akan terus terjadi. Jaga diri dan keluarga dari Covid-19 dengan cara menjaga jarak, mengenakan masker dan mencuci tangan,” pesan bupati.(adv)
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…