warga-minta-jalan-dua-jalur-km-6-km11-dibangun
SIAK (RIAUPOS.CO) — Pembangunan jalan dua jalur dari Km 6- 11 Perawang Kecamatan Tualang diharapkan oleh masyarakat untuk segera dibangun.
Pasalnya, mobilitas areal tersebut begitu padat kendaraan terutama jam-jam sibuk hingga rawan akan kecelakaan lalu lintas. Selain arus lintas yang ramai, juga di jalan Km 6-9 terdapat sekolah, PAUD, SD dan SMA, kantor Pemerintah Kecamatan Tualang dan fasiltas umum lainnya.
Usulan pembangunan jalan dua jalur tersebut yang berada di Kampung Perawang Barat sering kali disampaikan ke tingkat kabupaten. Masyarakat tahun ini berharap pembangunan tersebut dapat terealisasikan.
Warga Perawang Barat Faizal mengatakan usulan pembangunan jalan dua jalur mulai simpang Maredan Km 6- Km 11 Perawang sudah berulang kali diusulkan dan jalan tersebut salah satu skala prioritas.
"Kami dari kampung sudah mengusulkan melalui musrenbang kecamatan yang merupakan skala prioritas, juga jalan di Perumahan Puri Indah," ungkap Faizal, Rabu (4/3).
Dia mengakui jalan dari Km 6- Km 11 memang sudah seharusnya dibuat jalan dua jalur, karena padatnya arus lalu lintas kendaraan terutama di waktu pagi dan sore hari.
Dirinya mengatakan jalur padat kendaraan yang rawan kecelakaan lalu lintas sudah seharusnya menjadi perhatian serius dengan membangun jalan dua jalur.
"Selain daerah padat penduduk, juga kendaraan besar seringkali melintasi jalan tersebut terutama malam hari. Harapan kami sebagai warga pembangunan jalan tersebut tidak lagi ditunda-tunda lagi, ini juga untuk kenyamanan masyarakat," harapnya.(wik)
Jemaah calon haji Kampar Kloter 05 tiba selamat di Makkah dan langsung melaksanakan umrah wajib…
Persaingan Riau Pos-HSBL di Rengat berlangsung sengit. SMAN 2 Rengat sementara memimpin klasemen putaran pertama.
Pretty Blossom Decoration resmi hadir di Pekanbaru dan ikut meramaikan expo wedding Maison Blush di…
Pemko Pekanbaru memperlebar Jalan Bangau Sakti sebagai jalur alternatif untuk mengurai kemacetan di kawasan Panam.
Polsek Concong menangkap pria diduga pengedar sabu di Inhil. Pelaku sempat membuang barang bukti saat…
Kejati Riau kembali menggeledah Kantor Disdikbud Rohil terkait dugaan korupsi proyek pembangunan sekolah tahun 2024.