Pemain putra SMAN 2 Rengat (merah) berhadapan dengan pemain putra SMKN 1 Rengat (ungu) pada Riau Pos–HSBL 2026 Rengat Series di Lapangan Bupati Tulus Arena Rengat, Rabu (6/5/2026). (EVAN GUNANZAR)
RENGAT (RIAUPOS.CO) – Persaingan pada putaran pertama liga basket terbesar Riau Pos-HSBL di Lapangan Basket Bupati Tulus Arena, Jalan Ahmad Yani Kota Rengat, berlangsung ketat. Hingga Rabu (6/5), perolehan poin antar tim masih bersaing sengit tanpa hasil kemenangan yang terlalu telak.
Sementara ini, klasemen sementara kategori putra dipimpin tim SMAN 2 Rengat. Tim asuhan Yenni Puspita Buksir berhasil mengumpulkan empat poin dari hasil pertandingan yang telah dijalani.
Di posisi berikutnya terdapat tim SMAN 1 Seberida dan SMAN 1 Rengat yang sama-sama meraih dua poin. Tim SMAN 1 Seberida dilatih Andas, sedangkan SMAN 1 Rengat berada di bawah asuhan Rio Feri Wibowo.
Sementara itu, tim SMAN 1 Pasir Penyu yang dibina Nabil baru mengoleksi satu poin pada putaran pertama ini.
Koordinator Event, Agus Syuhada mengatakan, sistem pertandingan yang digunakan dalam kompetisi tersebut adalah setengah kompetisi atau saling bertemu antar tim.
“Sistem permainan yang digunakan yakni setengah kompetisi atau saling bertemu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada pertandingan sebelumnya tim SMAN 2 Rengat berhasil mengalahkan SMKN 1 Rengat dengan skor 32-11.
Kemudian, laga antara SMAN 1 Pasir Penyu melawan SMAN 1 Seberida berakhir dengan skor 14-31 untuk kemenangan SMAN 1 Seberida.
Sementara pertandingan yang mempertemukan SMAN 1 Rengat menghadapi SMAN 2 Rengat berlangsung ketat dan berakhir dengan skor tipis 20-21.
“Pada hari pertama, SMAN 1 Rengat baru satu kali turun,” ungkap Agus.
Untuk pertandingan Kamis (7/5), putaran pertama akan mempertemukan tim putra SMAN 1 Rengat melawan SMAN 1 Pasir Penyu.
Selanjutnya, tim putra SMAN 1 Seberida dijadwalkan menghadapi SMAN 2 Rengat.
Selain laga putra, pertandingan kategori putri juga akan digelar antara SMAN 1 Seberida melawan SMAN 1 Rengat. Pada malam harinya, tim putra SMKN 1 Rengat akan bertemu SMAN 1 Pasir Penyu.
“Di hari kedua juga tidak kalah serunya. Karena masing-masing tim terus berebut poin,” bebernya.(kas)
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…