Categories: Siak

Pengambil Madu Diduga Sebabkan Lahan Terbakar

SIAK (RIAUPOS.CO) – Menggambil madu menggunakan api yang dilakukan warga Bungaraya, diduga menjadi penyebab lahan sawit milik PT Teguhkarsa Wanalestari (TKWL) terbakar.

Hal itu diketahui oleh petugas jaga dan warga tersebut juga mengakui atas apa yang dilakukannya. Ia membuang sisa api begitu saja, tanpa menyadari akibatnya.

Demikian dikatakan Humas PT TKWL Adly Bonar Siregar. Lebih jauh dikatakannya, atas apa yang terjadi pihaknya menurunkan 30 personel petugas pemadam kebakaran lahan dari perusahaan yang dilatih oleh Manggala Agni, untuk hari pertama dan kedua secara bergantian.  "Kami sudah melokalisir agar tidak meluas, dan saat kami sedang melakukan pendinginan," terang Adly kemarin.

Pantauan Riau Pos, lokasi di mana lahan yang terbakar berada di wilayah Desa Bandar Jaya, Kabupaten Bengkalis tepatnya di Sekunder 9, Dam 3.  Jalan tanah berdebu dan berlubang harus ditembus untuk bisa sampai di lokasi. Tak terbayang jika musim hujan, tentulah penuh lumpur dan genangan.

Lokasi kebakaran lahan sekitar 100 meter dari tepi jalan, sejumlah orang beristirahat di bawah tenda, sebagian lainnya melakukan pemadaman. Asap masih terus mengepul dan semakin didekati semakin pekat.

Hawa panas begitu terasa, dan sangat tidak nyaman di kulit. Beberapa meter di depan, petugas dari TKWL melakukan pendinginan dengan cara menyemprot titik-titik yang dinilai masih panas dan menimbulkan asap.

Dikatakan Wakil Humas TKWL Alek yang ada di lokasi, mereka sejak Selasa (1/2) petang berada di lokasi. Mereka berjibaku memadamkan api dan melokalisir. Hasilnya sekarang tinggal pendinginan. "Ini yang terbakar ada sekitar 1 hektare. Tapi bentuknya mengerucut. Makanya kami terus berjuang agar benar-benar tidak meluas dan kami berhasil," ucapnya.

Teriknya mentari ditambah angin yang berhembus membuat tim semakin bersemangat. Sebab khawatir api kembali membesar. Atas apa yang terjadi, dikatakan Alek, ia sudah mengingatkan timnya agar saling mengingatkan terutama kepada warga. Sosialisasi bahaya membakar atau menghidupkan api di lahan, atau di kebun. Sebab hal itu akan sangat merugikan tidak hanya waktu, tenaga tapi juga besarnya biaya.(mng)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

5 jam ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

7 jam ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

10 jam ago

Dukung BRK Syariah, Pemprov Riau Terapkan Aturan Wajib bagi Investor

Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…

10 jam ago

Revitalisasi Lamban, Pedagang Harap Pasar Bawah Beroperasi Jelang Ramadan

Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…

10 jam ago

Sumbang 4 Medali ASEAN Para Games, Pendidikan Atlet Difabel Digratiskan Pemkab Rohul

Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…

10 jam ago