Categories: Siak

Tiga Harimau Berkeliling di Rumah Warga di Siak

SIAK (RIAUPOS.CO) – Tiga ekor harimau berkeliaran di Dusun 3 Sungai Mungkal, Kampung Adat Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Siak , sudah hampir sepekan. Suasana Dusun berpenduduk 120 KK ini semakin mencekam, ketika harimau mencoba memasuki rumah warga untuk memangsa kucing, Rabu (28/2) sekitar pukul 19.00 WIB. Tak hanya sampai perkarangan, harimau juga berkeliling di rumah warga. 

Penghulu Kampung Adat Penyengat Abok Agustinus mengatakan, usai mendapatkan kabar itu, dirinya bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas bergerak menuju Dusun 3 Mungkal menggunakan perahu bermotor dengan perjalanan sekitar 30 menit.

“Kami bermalam di sana bersama warga. Warga kami kumpulkan di satu tempat. Kami memastikan warga aman dan pagi kembali ke Penyengat karena ada kegiatan,” kata Penghulu Abok Agustinus, Kamis (29/2) pagi.

Sebagai tindak lanjut, warga, Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, dan pemerintah kampung sepakat dilakukan bele kampung yang menjadi kebiasaan adat istiadat setempat.

“Bele kampung adalah cara adat istiadat dalam memberi sajian dan meminta harimau tidak mengganggu warga,” terang Penghulu Abok.

Selain itu, juga akan disiapkan kerangkeng tambahan. Setelah berkoordinasi dengan pihak perusahaan PT Triomas akan ditambah dua kerangkeng untuk menambah satu kerangkeng yang sudah disediakan BBKSDA. “Kerangkeng akan ditambah dua sehingga menjadi tiga karena harimaunya tiga,” sebut Abok.

Langkah berikutnya, apabila setelah dilakukan bele kampung  tidak bisa mengusir harimau, maka disepakati untuk dipasang perangkap. “Kami tidak ingin ada korban, makanya kami terus mencari cara agar harimau pergi sehingga aktivitas warga kembali normal,” ucap Abok.

Sebelumnya, tepatnya Rabu (21/2) malam lalu, harimau masuk ke rumah warga bernama Iwan. Lalu harimau berusaha menarik kaki anak Iwan bernama Iman (25 bulan). Karena kaki Iman luka kena kuku harimau, Iman menangis.

Saat Lastri terbangun, lalu melihat kaki putranya ditarik harimau, Lastri, mempertahankan putranya.  Kegaduhan itu cepat diketahui mertua Lastri. Harimau dilempar dengan velg lalu dan kabur ke semak.(mng)






Reporter: Monang Lubis

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…

4 jam ago

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

4 jam ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

5 jam ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

5 jam ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

6 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

6 jam ago