Bupati Anton menyerahkan cenderamata dan uang pembinaan kepada Niken, atlet cabor anggar kursi roda yang sumbang 4 medali di ASEAN Para Game 2025 di Thailand di Rumdis Bupati, Jumat (30/1/2026). (Engki Prima Putra/Riaupos.co)
PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi atlet difabel asal Rohul, Niken, yang sukses menyumbangkan empat medali untuk kontingen Indonesia pada ajang ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand.
Atlet cabang olahraga anggar kursi roda tersebut berhasil meraih tiga medali perak dan satu medali perunggu, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, dan Indonesia di tingkat Asia Tenggara.
Bupati Anton menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berprestasi di level internasional.
“Ini adalah kebanggaan besar bagi kita semua. Niken telah mengharumkan nama Indonesia dan Rokan Hulu di kancah ASEAN. Prestasi ini patut diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi generasi muda,” ujar Bupati Anton saat menyambut kepulangan Niken di rumah dinas Bupati Rohul, Jumat (30/1/2026) petang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anton didampingi Ketua NPCI Rohul Pius, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul Alreza Ahyu SE MSi AK, tokoh masyarakat serta keluarga atlet. Sebagai bentuk penghargaan, Pemkab Rohul menyerahkan cendera mata dan uang pembinaan kepada Niken.
Menurut Bupati Anton, keberhasilan atlet difabel meraih prestasi di tingkat internasional menunjukkan pentingnya pembinaan olahraga yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung atlet-atlet berprestasi, termasuk atlet difabel, agar semakin banyak lahir juara dari Rokan Hulu,” tegasnya.
Niken sendiri harus bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara ASEAN dalam cabang anggar kursi roda. Raihan empat medali tersebut turut berkontribusi pada perolehan medali kontingen Indonesia secara keseluruhan di ASEAN Para Games 2025.
Prestasi ini juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemkab Rohul, Pemerintah Provinsi Riau, hingga NPCI, baik dalam pembinaan, penyediaan fasilitas latihan, maupun dukungan moril.
Sementara itu, Ketua NPCI Rohul, Pius, mengaku terharu sekaligus optimistis atas capaian Niken. Ia menilai prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras atlet, dukungan pelatih, doa keluarga, serta masyarakat.
Niken, atlet kelahiran 1 Januari 1996 asal Desa Rambah Tengah Hulu, Kecamatan Rambah, mulai menekuni cabang anggar kursi roda sejak 2022. Pada ajang Peparnas XVII di Solo tahun 2024, ia juga sukses menyumbangkan lima medali perunggu dan satu perak untuk Provinsi Riau.
“ASEAN Para Games ini menjadi penampilan perdana Niken di level internasional. Ini momentum kebangkitan dan harapan baru bagi perkembangan olahraga disabilitas di Rokan Hulu,” tutup Pius. (epp)
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.
Dishub Kuansing kembali memasang portal jalan di Teluk Kuantan untuk membatasi kendaraan bermuatan berat dan…