NAIK PESAWAT: Sejumlah penumpang sedang berjalan menuju tangga pesawat perintis maskapai Susi Air yang melayani rute penerbangan Pasirpengaraian-Batam melalui Bandara Tuanku Tambusai, Pasirpengaraian. (Dishub Rohul Untuk Riau Pos)
RIAUPOS.CO – DALAM rangka mendukung pemenuhan kebutuhan penerbangan di tengah meningkatnya permintaan perjalanan udara oleh masyarakat Rohul untuk melakukan penerbangan perintis dari Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam maupun sebaliknya, Pemkab Rohul melalui Dinas Perhubungan telah mengusulkan penambahan frekuensi penerbangan rute Pasirpengaraian-Batam kepada Direktorat Jendral Perhubungan Udara Kemenhub RI pada Mei lalu.
Mengingat, saat ini rute pelayanan penerbangan perintis dengan maskapai Susi Air dari Pasirpengaraian-Batam atau sebaliknya hanya 2 kali dalam sepekan yakni Jumat dan Ahad di Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian. Dengan menggunakan tipe pesawat Cessna Grand Caravan yang jumlah penumpangnya terbatas 12 orang.
Plt Kadishub Rohul Minarli Ismail, Ahad (1/9) membenarkan, dalam dua tahun terakhir, tingginya animo masyarakat Rohul dalam melakukan perjalanan udara menggunakan penerbangan perintis rute Pasirpengaraian-Batam melalui Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian maupun arah sebaliknya.
‘’Dalam sepekan, penerbangan perintis penumpangnya full site. Dengan dua kali jadwal penerbangan yakni Jumat dan Ahad. Kondisi saat ini, penumpang yang ingin perjalanan udara dari Pasirpengaraian-Batam begitu juga sebaliknya, harus masuk daftar tunggu (waiting list) yang jumlahnya mencapai puluhan orang atau 2 minggu ke depan, baru bisa berangkat dari Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian menuju Batam,’’ ujarnya.
Dengan banyaknya masyarakat maupun pengusaha yang akan melakukan perjalanan wisata dan bisnis Pasirpengaraian-Batam. Sehingga diperlukan penambahan 1 frekuensi untuk rute penerbangan Pasirpengaraian-Batam pada tahun ini.
‘’Kita telah ekspose dan usulkan ke Kemenhub RI. Berharap usulan penambahan frekuensi rute penerbangan Pasirpengaraian-Batam melalui Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian dapat terwujud. Dengan adanya penambahan itu, maka untuk penerbangan perintis Pasirpengaraian-Batam dalam sepekan menjadi tiga kali,’’ tuturnya.
Minarli mengaku, beberapa bulan lalu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Korwil Sinabang di Aceh, mendukung niat Pemerintah Kabupaten Rohul untuk membuka rute baru penerbangan perintis Pasirpengaraian-Kaualanmu. Mengingat saat ini sudah ada rute penerbangan perintis dari Sinabang Aceh menuju Kualanamu Medan.(adv)
Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…
Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…