Categories: Rokan Hilir

Pemkab Rohil Siapkan Lahan, Program Sekolah Garuda Kian Matang

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus mematangkan persiapan untuk mengusulkan pembangunan Sekolah Garuda, program sekolah unggulan yang dinilai memiliki daya tarik besar bagi daerah berjuluk Negeri Seribu Kubah tersebut.

Wakil Bupati Rohil, Jhony Charles, menegaskan hal tersebut saat memimpin rapat pembahasan kesiapan Pemkab Rohil dalam mendukung dan menyukseskan program Sekolah Garuda, Senin (12/1).

“Kami sedang menyiapkan usulan pembangunan Sekolah Garuda ke pemerintah pusat. Pemkab Rohil akan melengkapi seluruh persyaratan, termasuk penyediaan lahan untuk pembangunan sekolah tersebut,” ujar Jhony Charles.

Ia menjelaskan, pada pekan sebelumnya, dirinya bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah melakukan komunikasi langsung dengan pihak kementerian. Dari pertemuan itu, terdapat sejumlah catatan yang harus dipenuhi agar Rohil dapat memperoleh program tersebut.

“Hari ini kami bertemu untuk membahas dan menindaklanjuti catatan tersebut,” katanya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Rohil akan membentuk tim kecil guna mematangkan seluruh persiapan. Selain itu, peninjauan lapangan juga akan segera dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan.

“Kami sudah rapat, menyusun proposal, dan besok akan turun ke lapangan untuk mengecek lokasi. Lahan seluas 20 hektare yang diminta juga sudah tersedia,” jelasnya.

Jhony Charles menambahkan, Sekolah Garuda yang merupakan program Presiden Prabowo tersebut hanya dialokasikan satu unit untuk Provinsi Riau. Saat ini, beberapa kabupaten/kota juga mengajukan diri untuk mendapatkan program tersebut.

“Jatah Sekolah Garuda untuk Riau hanya satu. Inilah yang sedang kita perebutkan secara sehat. Selain Rohil, ada dua kabupaten lain yang juga mengajukan. Kami akan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan,” tegasnya.

Pemkab Rohil sendiri telah menyiapkan dua opsi lokasi pembangunan, yakni di Kecamatan Tanah Putih dan Kecamatan Bangko.

“Ada dua lokasi yang kami siapkan, di Kecamatan Bangko dan eks Kampus IPDN di Ujung Tanjung. Melihat ketatnya persaingan, eks IPDN dinilai lebih layak untuk diajukan, namun kami juga akan mengajak tim melihat lokasi di Bangko,” pungkasnya. (fad)

Redaksi

Recent Posts

Tak Boleh Non-Tunai, Menaker Tegaskan BHR Ojol Minimal 25%

Menaker wajibkan BHR ojol dan kurir dibayar tunai minimal 25 persen, cair paling lambat tujuh…

18 jam ago

Living World Luncurkan My Living App, Program Loyalitas Terintegrasi Nasional

Living World luncurkan My Living App, program loyalitas digital terintegrasi dengan promo, poin belanja, dan…

19 jam ago

Setahun Berdiri, Gerakan Rakyat Berubah Jadi Parpol

Gerakan Rakyat resmi jadi partai politik. Status Anies Baswedan belum diumumkan, fokus kini pada penyelesaian…

19 jam ago

Tak Boleh Dicicil! Disnaker Pekanbaru Tegaskan THR Harus Cair Penuh Sebelum 8 Maret

Disnaker Kota Pekanbaru tegaskan THR 2026 wajib dibayar penuh sebelum 8 Maret. Perusahaan dilarang mencicil,…

22 jam ago

Catat! Sekolah di Meranti Libur 16–29 Maret, Masuk Kembali 30 Maret

Sekolah di Kepulauan Meranti libur Idulfitri 16–29 Maret 2026. Kegiatan belajar kembali normal pada 30…

22 jam ago

Hutan Mangrove di Bibir Selat Melaka Dirambah, Ancaman Abrasi Mengintai

Sebanyak 3,4 hektare mangrove di Bengkalis dibabat untuk tambak udang. Warga khawatir abrasi pantai makin…

23 jam ago