Pajangan pakaian gamis ”bini orang” yang dijual di kawasan STC Pekanbaru menjadi primadona sebagai baju lebaran di tahun 2026 ini, Selasa (3/3/2026). Prapti Dwi Lestari/riau pos
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, tren busana perempuan di Pekanbaru mulai bergeliat. Salah satu model yang kini banyak diminati adalah gamis yang dikenal dengan sebutan “bini orang”.
Model tersebut terlihat mendominasi etalase toko-toko di Sukaramai Trade Center (STC). Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (3/3), pengunjung sudah ramai berburu pakaian Lebaran sejak siang hari. Aneka gamis dengan warna lembut seperti dusty pink, mocca, sage green hingga navy dipajang di bagian depan toko untuk menarik perhatian pembeli.
Tiara (27), pedagang gamis di STC, mengatakan tren “bini orang” mulai menunjukkan peningkatan sejak awal Ramadan. Ia yang telah berjualan selama 10 tahun mengaku cukup memahami pergeseran selera konsumen setiap tahunnya.
Menurutnya, sebelumnya model rompi lepas sempat menjadi tren. Namun kini, gamis dengan desain anggun tersebut menjadi pilihan utama masyarakat.
Ia menjelaskan, gamis “bini orang” memiliki potongan longgar dengan siluet tetap rapi. Detail bordir, sentuhan renda, serta perpaduan warna-warna kalem menjadi daya tarik tersendiri. Desainnya yang sederhana namun terlihat elegan membuat busana ini cocok dikenakan saat Lebaran, silaturahmi hingga acara keluarga. Ditambah lagi, popularitasnya di media sosial turut mendorong minat pembeli.
Tiara menyediakan dua kategori, yakni premium dan reguler. Untuk kelas premium, harga berkisar Rp300 ribu hingga Rp350 ribu dengan bahan lebih tebal dan detail bordir yang lebih eksklusif. Sementara kategori reguler dijual antara Rp200 ribu hingga Rp250 ribu dengan bahan nyaman dan desain lebih simpel.
Ia menambahkan, sebagian besar pembeli cenderung memilih kategori premium demi tampil lebih maksimal saat Hari Raya.
Para pedagang berharap tren ini terus bertahan hingga mendekati Idulfitri seiring meningkatnya daya beli masyarakat. Ramainya pengunjung diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor penjualan pakaian perempuan di Pekanbaru menjelang Lebaran.
Salah seorang pembeli, Tika (25), mengaku sengaja datang ke STC untuk mencari model tersebut. Ia menilai desain gamis “bini orang” cocok digunakan baik oleh perempuan muda maupun ibu rumah tangga. Selain tampil anggun dan dewasa, modelnya tetap pas dikenakan kalangan anak muda. Ia juga menilai harga yang ditawarkan masih terjangkau dengan kualitas bahan dan desain yang diperoleh. (ayi)
SMP ICS Pekanbaru sukses mengamankan tiket semifinal Riau Pos-HSBL 2026 usai menundukkan SMP Dharma Loka…
Satlantas Polresta Pekanbaru membagikan 1.300 masker N95 gratis di Jalan Diponegoro guna meminimalisir risiko ISPA…
Kapolda Riau Herry Heryawan dan Ustaz Abdul Somad meresmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang untuk pendidikan…
Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan dukungan untuk PSPS dan mengajak suporter menjaga sportivitas demi target…
Pangdam dan Kapolda kembali memantau penanganan Karhutla di Kuala Cenaku Inhu. Dari 150 hektare lahan…
Witama melaju ke semifinal HSBL 2026 setelah mengalahkan SMAN 1 Pekanbaru 54-35 dan akan menghadapi…