Categories: Pelalawan

Ciptakan Petani Cerdas

PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) – Untuk menciptakan inovasi di bidang pertanian di Kabupaten Pelalawan, Pemkab Pelalawan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPKPH) Pelalawan telah mulai menciptakan para petani cerdas dalam mengelola lahan pertaniannya dari pengelolaan secara tradisional menjadi dikelola secara modern.

Hal itu dilakukan untuk membuktikan dilakukan inovasi di bidang pertanian oleh DTPKPH Pelalawan pada para petani di Pelalawan.

“Sebagai bukti kita sebelum ini dan ke depan, maka kami telah mulai melakukan inovasi di bidang pertanian dengan menciptakan para petani cerdas di lapangan, sehingga dalam mengelola lahan pertaniannya dari tradisional menjadi modern, dari minim produksi menjadi meningkat, dari bibit bervarietas tidak baik menjadi baik hingga meningkat produksi panennya,” ujar Kepala DTPKPH Zulkifli, Senin (29/7).

Kemudian, tambahnya, inovasi dari segi teknologi kini banyak para petani mengolah lahannya dari tidak tertata menjadi tertata pemetaan penataan lahan pertanian petani, dari mengolah lahan pertaniannya dilakukan secara manual, saat ini  menggunakan hand traktor dan jenis alat pertaniannya lainnya dalam membuka dan mengelola lahan pertaniannya di lapangan.

Dari segi bibit saja, sambung dia, pihaknya sudah melakukan inovasi yang ditanam para petani di lapangan dari bibit varietas kurang bagus menjadi bagus dan berkualitas. Sehingga membuat hasil produksi panen padi para petani meningkat dari 6 ton perhektare menjadi 8-10 ton perhektarenya. Begitu juga dari lama musim tanam hingga panen 120 hari menjadi 60 hari.

“Dengan demikian telah terciptanya perubahan sistem pertanian secara signifikan dikalangan petani di lapangan menjadi berkualitas dan menjadi cerdas dalam mengelola lahan pertaniannya tersebut. Jadi program inovasi akan terus kami lakukan dibidang pertanian di daerah dengan menciptakan para petani menjadi cerdas dalam mengelola lahan pertanian. Sehingga hasil panen pertanian mereka yang dihasilkannya menjadi meningkat dan berkualitas setiap tahunnya,” ujarnya.

Sekarang kondisi para petani di lapangan, sedang dalam mempersiapkan lahannya masing-masing untuk masuk turun musim tanam tahun ini. Kalau jadwal musim tanam dikalangan para petani di lapangan dijadwalkan dua kali dalam setahun menggunakan IP200.(amn)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Antrean BBM Mengular di Bengkalis, Warga Rela Berjam-jam Demi Pertalite

Antrean panjang BBM terjadi di Bengkalis. Warga harus menunggu berjam-jam akibat stok terbatas dan tingginya…

19 jam ago

Proyek Tol Pekanbaru Dipacu, Wako Usul Nama Pendiri Kota untuk Pintu Tol

Wali Kota Pekanbaru tinjau progres tol dan usulkan nama pendiri kota untuk pintu tol. Proyek…

19 jam ago

RS Unri Terima Penghargaan dari Wali Kota, Siap Perkuat Layanan Darurat 112

RS Unri terima penghargaan dari Pemko Pekanbaru dan siap memperkuat layanan darurat melalui dukungan penuh…

20 jam ago

Tarif Parkir Rp15 Ribu, Jukir di Pekanbaru Langsung Dipecat!

Jukir di Pekanbaru diamankan setelah memungut tarif parkir Rp15 ribu. Dishub langsung memberi sanksi tegas…

20 jam ago

14 Ribu Siswa SMP di Pekanbaru Jalani TKA, Ini yang Perlu Diketahui

Lebih dari 14 ribu siswa SMP di Pekanbaru mulai mengikuti TKA. Ujian ini tidak menentukan…

20 jam ago

Kakek di Rohil Ditangkap, Diduga Cabuli Cucu Kandung

Kakek di Rohil ditangkap polisi, diduga cabuli cucu 14 tahun, kasus gegerkan masyarakat.

21 jam ago