Categories: Pekanbaru

Proyek Tol Pekanbaru Dipacu, Wako Usul Nama Pendiri Kota untuk Pintu Tol

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres pembangunan jalan tol di ruas Palas dan Muara Fajar. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan berbagai kendala teknis yang muncul dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama pihak pengembang.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bersama tim bertujuan agar setiap persoalan di lapangan dapat langsung dibahas dan diselesaikan secara cepat.

Menurutnya, pembangunan jalan tol ini merupakan proyek strategis yang sangat dinantikan masyarakat Pekanbaru. Infrastruktur tersebut diyakini akan memberikan dampak signifikan, terutama dalam memperlancar mobilitas warga dan membuka peluang ekonomi baru di kawasan sekitar.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa agar proses pembangunan berjalan lancar. Selain itu, Wali Kota turut menyemangati para pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut.

Selain meninjau progres pembangunan, Wali Kota juga melihat langsung lokasi pintu tol dalam Kota Pekanbaru. Dalam kesempatan itu, ia mengusulkan agar pintu tol tersebut diberi nama sesuai dengan pendiri Kota Pekanbaru, yakni Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah, sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah.

Usulan tersebut diharapkan dapat menjadi warisan atau legacy bagi generasi mendatang.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Pekanbaru juga berencana mengusulkan tokoh pendiri kota tersebut sebagai pahlawan nasional. Wali Kota berharap langkah ini dapat berjalan lancar dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Ia menambahkan, keberadaan pintu tol dalam kota nantinya akan memberikan akses yang lebih cepat bagi masyarakat untuk terhubung ke ruas tol lainnya.

Sebagai informasi, Jalan Tol Pekanbaru–Dumai merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan Kota Pekanbaru dengan Kota Dumai dan menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans-Sumatera.

Tol sepanjang sekitar 131 kilometer ini memberikan dampak besar terhadap konektivitas serta pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.

Dengan hadirnya jalan tol tersebut, waktu tempuh perjalanan Pekanbaru–Dumai yang sebelumnya mencapai 4 hingga 5 jam kini dapat dipersingkat menjadi sekitar 1,5 hingga 2 jam.

Akses keluar-masuk tol juga tersedia di sejumlah titik penting, seperti Gerbang Tol Pekanbaru, Minas, Kandis, Duri, hingga Dumai.(ali)

Redaksi

Recent Posts

Health Talk BRK Syariah dan KPJ Malaysia: Kenali Gejala Awal dan Penanganan Batu Empedu

KPJ Healthcare Malaysia dan BRK Syariah menggelar health talk di Pekanbaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai…

2 jam ago

BKPSDM Rohil Tunjuk Plt untuk Disdikbud, Dinkes, dan Diskominfotiks

BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan di…

3 jam ago

Tim SAR Temukan Korban Kedua Bencana Galodo Solok, Operasi Pencarian Resmi Ditutup

Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…

1 hari ago

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

3 hari ago

Kasus Kawasan Hutan Kampar, Polda Riau Resmi Tetapkan Tersangka Oknum DPRD Kampar Inisial F

Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan anggota DPRD Kampar berinisial F (Fahmil) sebagai tersangka kasus dugaan penguasaan…

3 hari ago

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

4 hari ago