Tersangka P saat diamankan tim Mata Elang Satres Narkoba di Mapolres Kuansing, Senin (4/3/2024).
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Satuan Reserse Narkoba Polres Kuansing berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika di Desa Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah, Senin, (4/3) malam.
Menurut Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH, melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Novris H Simanjuntak SH MH menyebutkan, Tim Mata Elang Satres Narkoba Polres Kuansing mengamankan seorang pria berinisial P (40) asal Kopah, Kuantan Tengah yang kedapatan memiliki narkotika jenis sabu.
”Setelah diintrogasi, P mengaku mendapatkan sabu dari seseorang melalui transaksi online. Dalam pengakuannya, dia mengirim uang tersebut melalui rekening atas nama Y sebanyak Rp2 juta. Dan saat kami melakukan tes urine, tersangka positif mengandung Amphetamine,” kata Novris.
Dari tangan tersangka, lanjut Novris, diamankan barang bukti 14 paket plastik klip bening diduga narkotika jenis sabu dengan berat 2.41 gram, uang tunai Rp300 ribu yang diduga hasil penjualan sabu, 2 buah plastik klip bening kosong ukuran besar, 2 buah plastik klip bening kosong ukuran kecil, 1 unit handphone, 1 buah pipet, 1 buah jarum kompor, 1 buah kaca pirex dan 1 buah bong.
”Pasal yang disangkakan Pasal 114 ayat (1) ko Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan tersangka berinisial P yang berperan sebagai pengedar. Saat ini, tersangka beserta barang bukti diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” terang Novris.(yas)
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…