Categories: Pekanbaru

Kriteria Diperketat, Penerima Bantuan Pangan di Pekanbaru Justru Meningkat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Sosial memperketat kriteria penerima bantuan pangan dengan menggunakan sistem pendataan berbasis desil. Meski seleksi diperketat, jumlah penerima bantuan pada tahun ini justru mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial Pekanbaru, Junaedy, menjelaskan bahwa data penerima bantuan bersumber dari Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diverifikasi melalui sistem aplikasi resmi pemerintah.

Ia menyebutkan, masyarakat yang belum terdata namun merasa berhak menerima bantuan dapat melakukan pendaftaran secara mandiri melalui aplikasi Cek Mandiri Keluarga (CMG).

Aplikasi tersebut menjadi sarana bagi masyarakat miskin atau rentan untuk melakukan pengecekan serta mengajukan diri sebagai penerima bantuan sosial.

“Melalui aplikasi ini, masyarakat yang belum terdata dapat mengusulkan diri sehingga berpeluang mendapatkan perlindungan sosial secara layak,” ujarnya.

Selanjutnya, data yang masuk akan diklasifikasikan ke dalam kelompok desil satu hingga desil empat, yang merupakan kategori masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

Menurut Junaedy, terdapat sejumlah indikator yang menjadi dasar penilaian dalam penetapan penerima bantuan.

Di antaranya kondisi tempat tinggal yang tidak layak, tingkat penghasilan yang rendah, kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, serta adanya anggota keluarga penyandang disabilitas.

Selain itu, faktor sosial ekonomi lain seperti status kepala keluarga dan jumlah tanggungan juga turut menjadi pertimbangan.

Ia mengungkapkan bahwa jumlah penerima bantuan pangan berupa beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan.

Jika pada tahun 2025 jumlah penerima tercatat sekitar 18 ribu kepala keluarga, maka pada tahun ini meningkat menjadi lebih dari 63 ribu kepala keluarga.

Peningkatan tersebut menunjukkan upaya pemerintah dalam memperluas jangkauan bantuan agar semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat terbantu.

“Kami terus berupaya memperluas penerima bantuan, namun tetap harus sesuai mekanisme yang berlaku melalui aplikasi CMG,” tegasnya.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

6 jam ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

6 jam ago

HSBL Selatpanjang 2026 Dimulai, Simak Daftar Sekolah yang Siap Bertarung

HSBL 2026 Selatpanjang Series kembali digelar setelah vakum enam tahun. Enam sekolah siap bersaing dalam…

11 jam ago

Subsidi Listrik 2027 Diusulkan Rp117 Triliun, Naik Rp17 Triliun dari Tahun Ini

ESDM mengusulkan subsidi listrik 2027 sebesar Rp117,84 triliun, naik Rp17 triliun, sekaligus menaikkan target produksi…

11 jam ago

Polres Siak Tetapkan Tersangka Karhutla, Ratusan Ribu Meter Persegi Lahan Terbakar

Polres Siak menetapkan satu tersangka karhutla dan mengungkap tujuh titik kebakaran dengan total luas lahan…

12 jam ago

Truk 10 Roda Tabrak Dinding Jembatan di Inhu, Kendaraan Dialihkan ke Jalur Alternatif

Truk roda 10 menghantam dinding jembatan di Jalan Lintas Timur Inhu hingga melintang dan memicu…

16 jam ago