Categories: Kepulauan Meranti

Nelayan Terima Bantuan Alat Tangkap

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Nelayan Kepulauan Meranti kembali mendapat pasokan bantuan alat tangkap gratis dari pemerintah. Bantuan tersebut diterima enam kelompok nelayan Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir.

Penyerahan bantuan yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) 2024 ini diserahkan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti H Asmar didampingi Kepala Dinas Perikanan Kepulauan Meranti Ahmad Yani di Desa Tenggayun Raya Kecamatan Rangsang Pesisir, baru-baru ini.

“Bantuan ini kita harapkan mampu meningkatkan hasil tangkapan para nelayan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian mereka,” kata Asmar.

Dia juga berpesan agar bantuan alat yang diberikan dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan baik.  “Ini tidak lain adalah bentuk kepedulian pemerintah, agar para nelayan dapat bekerja lebih baik hingga perekonomiannya makin sejahtera,” ungkapnya.

Kadis Perikanan Kepulauan Meranti Ahmad Yani menyampaikan, bantuan alat tangkap yang diberikan kepada kelompok nelayan tersebut berupa jaring gumbang, jaring tangsi, bubu, jala dan kotak pendingin.

“Bantuan alat tangkap tersebut kami berikan kepada enam kelompok nelayan yang berada di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir,” terangnya.

Adapun rincian bantuan alat tangkap ikan yang diserahkan sebagai berikut, untuk Kecamatan Rangsang Barat terdiri dari Kelompok Bandar Desa Bantar berupa jaring gumbang sebanyak 4 unit.  Kelompok Suak Jaya dan Makohe Desa Permai mendapat alat tangkap bubu, masing-masing sebanyak 69 unit. Serta Kelompok Saudara Desa Bokor mendapat jala sebanyak 37 unit.

Sedangkan untuk Kecamatan Rangsang Pesisir, Kelompok Mutiara Desa Tanah Merah mendapat bantuan jaring tangsi sebanyak 42 unit, dan Kelompok Kuda Laut Desa Tanjung Kedabu mendapat cool box sebanyak 65 unit.(wir)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Aroma Busuk Mirip Telur dan Gas Bocor Resahkan Warga, DLHK Pekanbaru Telusuri Sumber Bau

DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…

33 menit ago

Kabur Usai Cabuli Murid Oknum Guru di Pelalawan Diburu Polisi dan Masuk DPO

Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…

54 menit ago

Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unri, Prof Yesi Soroti Peran Akuntansi Manajemen di BUMDes

Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…

1 jam ago

Buntut Video Viral Diduga LGBT, Satpol PP Pekanbaru Panggil Pengelola Kafe Laksamana Muda

Satpol PP Kota Pekanbaru memanggil pengelola Kafe Laksamana Muda dan orang-orang dalam video viral yang…

1 jam ago

Tampil di Forum CAFEO ke-44 Bandung, Plt Gubri SF Hariyanto Raih Pengakuan ASEAN Engineer

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mencatatkan sejarah sebagai Gubernur pertama di Indonesia yang meraih pengakuan…

2 jam ago

Sembunyi di Kebun Sawit DPO Kasus Sabu Ditangkap Polsek Kuantan Hilir

Polsek Kuantan Hilir berhasil menangkap seorang DPO kasus peredaran narkotika jenis sabu berinisial IF di…

2 jam ago