Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Pelabuhan Tanjung Harapan, Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti yang baru selesai renovasi, belum lama ini. (wira saputra/riau pos)
MERANTI (RIAUPOS.CO) – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang berkomitmen akan menindak tegas Warga Negara Asing (WNA) yang melanggar keimigrasian di Kabupaten Kepulauan Meranti. Tak hanya WNA, aturan tersebut juga berlaku ke WNI.
Hal itu disampaikan Kasubsi Intelijen Keimigrasian Kantor Imigrasi Selatpanjang Al Asary pada acara Kanwil Kemenag Provinsi Riau bekerja sama dengan BKSK Kepulauan Meranti, akhir pekan kemarin.
Dikatakannya, langkah ini diambil Imigrasi Selatpanjang berdasarkan hasil kegiatan pengawasan keimigrasian selama kurun waktu Januari-Juni 2024.
“Imigrasi Selatpanjang tidak segan lagi memberikan tindakan keimigrasian sesuai dengan peraturan yang berlaku terutama bagi WNA yang diketahui melakukan pelanggaran keimigrasian di Kabupaten Meranti. Ini juga berlaku bagi WNI sesuai yang tertuang di Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” ujarnya.
Selama Januari-Juni, dari pantauan pengawasan Imigrasi lebih dari tiga ratus orang WNA masuk ke Kabupaten Kepulauan Meranti dengan bermacam kegiatan.
Dari jumlah tersebut, hampir separuhnya selama di Kepulauan Meranti menginap di hotel yang berada di Kota Selatpanjang, sebagian lainnya menginap di tempat lain di luar kota Selatpanjang.
“Data tersebut berdasar data kegiatan pengawasan keimigrasian yang dilakukan secara rutin oleh Imigrasi Selatpanjang,” ujarnya.
Selain itu, Imigrasi Selatpanjang juga telah melakukan pemeriksaan terhadap WNA yang terindikasi melakukan pelanggaran keimigrasian. Sejauh ini, dari beberapa kali hasil pemeriksaan terhadap WNA tindakan yang diambil masih berbentuk pemberian surat peringatan baik kepada WNA, penjamin, maupun pemberi penginapan.
“Kedepan kami akan menindak WNA yang kegiatannya tidak sesuai dengan visa dan izin tinggal yang dimilikinya,” tegasnya.(gem)
Laporan WIRA SAPUTRA, Selatpanjang
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…