Video singkat beberapa ekor hewan ternak milik warga berkeliaran di ruang tunggu poli Rumah Sakit Umum (RSUD) Kepulauan Meranti. (ISTIMEWA)
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Sebuah video berdurasi pendek yang menunjukkan beberapa hewan ternak warga berkeliaran di area Ruang Tunggu Poli Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti beredar luas. Dalam rekaman tersebut, tampak tiga ekor kambing berjalan bebas di lantai dasar rumah sakit, direkam oleh seseorang dari lantai dua. Direktur RSUD, Sardi, membenarkan insiden ini saat dikonfirmasi Riaupos.co, Ahad (25/5/2025).
Sardi menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam (24/5/2025), akibat kelalaian petugas jaga yang lupa menutup pintu belakang rumah sakit seperti biasanya, sehingga hewan ternak warga dapat masuk dengan mudah ke dalam ruangan.
“Peristiwa terjadi tadi malam. Penjaga lupa menutup akses pintu belakang, yang memungkinkan hewan masuk ke area tunggu,” kata Sardi.
Ia menambahkan, keberadaan hewan ternak di sekitar rumah sakit memang menjadi permasalahan serius selama ini. Hal ini disebabkan oleh belum adanya pagar yang mengelilingi area rumah sakit, sehingga hewan-hewan milik warga kerap masuk ke lingkungan RSUD.
“Sampai sekarang, kami belum memiliki anggaran untuk membangun pagar pembatas. Kami sudah menyampaikan surat pemberitahuan ke para peternak, namun sayangnya belum direspons,” jelasnya.
Pihaknya berencana untuk kembali menjalin koordinasi dengan Ketua RT setempat dalam waktu dekat agar warga dapat menjaga hewan peliharaan mereka dan tidak membiarkannya berkeliaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, M Fahri, menyatakan sudah menerima video yang beredar tersebut. Ia menyayangkan insiden itu karena rumah sakit seharusnya menjadi tempat aman dan steril bagi pasien selama menjalani perawatan.
Ia menegaskan akan membawa persoalan ini ke Dewan Pengawas RSUD Kepulauan Meranti untuk dievaluasi, agar langkah-langkah pembenahan segera dapat dilakukan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.
“Saya sudah melihat videonya. Kami akan bertindak tegas agar kejadian ini tidak terulang. Laporan akan kami sampaikan ke Dewan Pengawas RSUD sebagai dasar evaluasi,” ujarnya. (wir)
Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…
Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…
MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…
Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…
Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…
Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…