Categories: Kepulauan Meranti

6.000 Warga Meranti Bekerja di Malaysia

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti H Asmar menjajaki kerja sama ekonomi melalui Konsulat Malaysia. Adapun peluang-peluang kerja sama yang didorong Asmar seperti perdagangan internasional maupun investasi.

Harapan itu disampaikan Asmar ketika menyambangi Kantor Konsulat Malaysia di Pekanbaru, Rabu (21/2).

Dalam kunjungan kerja itu Asmar disambut Konsul Malaysia Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail.

Asmar menyampaikan terima kasih atas sambutan dan waktu yang diberikan. Dia juga memaparkan berbagai potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Kepulauan Meranti. “Kami berharap ada peluang kerja sama ekonomi yang bisa dilakukan. Dengan harapan perekonomian di daerah kami bisa berkembang,” katanya.

Dia menjabarkan beberapa komoditas unggul yang dimiliki oleh Kepulauan Meranti, seperti sagu, kopi dan kelapa. Ditambah lagi, jarak antara daerah yang dipimpinnya dengan Malaysia tidak terlalu jauh, sehingga sangat terbuka peluang untuk perdagangan internasional.

“Dengan pertemuan ini kami berharap perdagangan lewat ekspor-impor bisa lebih meningkat, langsung dari Meranti ke Malaysia,” ujarnya.

Tak hanya itu, Asmar juga menjelaskan wilayah yang ia pimpin sangat terbuka dan memerlukan investasi dalam berbagai bidang. Untuk itu, tidak menutup kemungkinan masuknya investor dari Malaysia.

“2024 ini kami akan membangun pelabuhan internasional, tentunya ini akan semakin memudahkan akses internasional ke Meranti,” sebut Asmar.

Terakhir, Asmar turut meminta pemerintah Malaysia melalui Konsulat di Pekanbaru untuk melindungi dan menjamin keselamatan warganya yang bekerja di Malaysia. “Ada lebih kurang 6.000 warga kami yang bekerja di Malaysia. Ini kami mohon bisa dibantu keselamatan dan kesejahteraannya,” harapnya.

Konsul Malaysia di Pekanbaru Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Bupati Kepulauan Meranti itu. “Ini kunjungan hormat yang amat mesra, kami telah berbincang bagaimana Meranti dan Malaysia bisa meningkatkan kerja sama dalam berbagai bidang ekonomi, akan kite teruskan,” sebutnya.

Dia juga berkomitmen menyampaikan daftar produk-produk yang berpotensi untuk diekspor ke Malaysia. Termasuk pihak-pihak yang berkaitan dengan pemerintah Malaysia.

“Kita berharap supaya Malaysia dan Indonesia dalam hal ini Meranti, bukan hanya dapat meningkatkan hubungan antara rakyatnya saja, tapi juga hubungan perdagangan internasional dan ekonomi,” tuturnya.(gem)

Laporan WIRA SAPUTRA, Selatpanjang

Redaksi

Recent Posts

Dibuntuti dari Pekanbaru, Komplotan Jambret Gelang Emas Rp33 Juta Diringkus Polres Siak

Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Siak meringkus dua dari empat pelaku jambret asal Pekanbaru yang…

23 jam ago

Tembus 2.976 Kasus Malaria dan 1.227 DBD, Pemkab Rohil Galakkan Gerakan Kamis Bersih

Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir mencatat lonjakan kasus DBD dan malaria hingga September 2026, serta…

23 jam ago

Health Talk BRK Syariah dan KPJ Malaysia: Kenali Gejala Awal dan Penanganan Batu Empedu

KPJ Healthcare Malaysia dan BRK Syariah menggelar health talk di Pekanbaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai…

2 hari ago

BKPSDM Rohil Tunjuk Plt untuk Disdikbud, Dinkes, dan Diskominfotiks

BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan di…

2 hari ago

Tim SAR Temukan Korban Kedua Bencana Galodo Solok, Operasi Pencarian Resmi Ditutup

Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…

3 hari ago

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

5 hari ago