Asmar Plt Bupati Kepulauan Meranti
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti H Asmar memerintahkan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk jeli mencari anggaran untuk menambah kemampuan keuangan daerah.
Hal itu disampaikannya saat membuka Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025 di Selatpanjang, Senin (4/3).
“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terkait kondisi kemampuan keuangan yang masih rendah, sehingga terbatas dalam melakukan pembangunan,” katanya.
Menurutnya, Kepulauan Meranti merupakan satu-satunya kabupaten di Provinsi Riau yang tidak menerima Dana Bagi Hasil (DBH) Perbatasan dan Dana Bagi Hasil Sawit.
Oleh karena itu, dia memerintahkan kepada seluruh kepala perangkat daerah agar berusaha semaksimal mungkin mengambil peluang. “Cari potensi-potensi anggaran pembangunan yang ada, baik dari pusat maupun dari provinsi untuk pembangunan di kabupaten yang kita cintai ini,” tegasnya
Selain itu, Asmar juga menjelaskan target kinerja pembangunan daerah dalam menurunkan angka kemiskinan yang saat ini masih cukup tinggi. Kemudian, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan dalam upaya meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), menekan angka pengangguran, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Alhamdulillah, program-program yang sudah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya sudah mulai menampakkan hasil yang baik,” jelas Asmar.
Lebih jauh menurutnya, angka kemiskinan di Kepulauan Meranti turun dari 23,84 persen menjadi 22,98 persen. Selanjutnya (IPM) Kepulauan Meranti pada tahun 2022 sebesar 66,52 poin dan pada tahun 2023 meningkat menjadi 67,28 poin.(wir)
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…