Categories: Kampar

Pemkab Usulkan 1.634 Formasi CPNS dan 6.086 PPPK

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Saat ini kebutuhan jumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar lebih kurang 17.770 orang. Dari total jumlah tersebut terdiri dari tenaga guru sebanyak 7.900 orang, tenaga kesehatan sebanyak 2.941 orang serta tenaga teknis sebanyak 6.929 orang.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar melakukan pengusulan kebutuhan CPNS 2024 sebanyak 1.634 orang, dan usulan untuk PPPK sebanyak 6.086 orang.

Hal ini disampaikan Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi saat memimpin rapat usulan kebutuhan ASN Kabupaten Kampar di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar, Selasa (30/1).

Yusri menyampaikan, dana yang diperlukan untuk penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2023 yang lalu lebih kurang sebesar Rp57 miliar dan penuh perjuangan.

Yusri menegaskan, walaupun memerlukan dana yang cukup besar. Tetapi ke depan berharap tenaga harian lepas (THL) semua mesti habis tahun 2024, dan 10 tahun ke depan bisa absen penerimaan.

‘’Segera hitung kemampuan anggaran dan hitung kebutuhan tenaga yang diperlukan. Jangan lupa nantinya usulkan juga untuk CPNS ataupun PPPK terhadap tenaga penyuluh pertanian dan dokter hewan, IT (information technology), serta sarjana perminyakan,’’ jelas Yusri.

Yusri  menegaskan dalam hal penempatan untuk PPPK jangan sampai menumpuk, mesti berkeadilan, serta dengan perjanjian selama 10 tahun masa kerja tidak boleh pindah dari Kabupaten Kampar.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kabupaten Syarifudin menjelaskan, dari usulan tersebut sebelumnya total rekapitulasi pelamar dari tenaga non-ASN sebanyak 6.987 orang dengan rincian  tenaga kesehatan sebanyak 791, tenaga guru sebanyak 3.415 dan tenaga teknis sebanyak 2.781 orang.

‘’Dari jumlah pelamar tersebut yang dinyatakan lulus sementara untuk PPPK tahun 2023, berasal dari THL dan umum sebanyak 3.723 dari formasi 4.844, dengan rincian tenaga teknis sebanyak 138, tenaga kesehatan sebanyak 189 dan tenaga guru sebanyak 3.396 orang,’’ jelas Syarifuddin.

Syarifuddin menambahkan, tenaga non-ASN yang tersisa sebenarnya setelah melakukan lamaran lebih kurang sebanyak 3.342 orang, dengan rincian tenaga guru sebanyak 16 orang, tenaga kesehatan sebanyak 658, tenaga teknis sebanyak 2.667.

Sementara untuk pelamar tahun 2023 dari tenaga honor kategori dua (K-2) dari tenaga teknis, kesehatan dan guru sebanyak 548 orang, sementara yang bisa mengikuti seleksi PPPK sebanyak 288 orang dan yang tidak dapat mengikuti sebanyak 260 orang.(hen)

Laporan KAMARUDDIN, Bangkinang

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

23 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

23 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

24 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

2 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

2 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

2 hari ago