Elvita Herasanty SIP MPd - Plt Kepala SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – SMK Negeri Pertanian Terpadu Pekanbaru berhasil meraih penghargaan Best Implementer Awards dalam ajang SEAMEO BIOTROP Outlook 2025-2026 yang mengangkat tema Innovation and Partnership for Transformative Biodiversity Education and Sustainable Future.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Atif Latipulhayat, dalam acara yang digelar di Plaza Insan Pendidikan Kemendikdasmen, Jakarta, belum lama ini.
Pelaksana Tugas Kepala SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru, Elvita Herasanty SIP MPd mengatakan bahwa Seameo Biotrop merupakan lembaga regional Asia Tenggara yang bergerak di bidang biologi tropis dan berkedudukan di Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Menurutnya, SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru berhasil meraih penghargaan tersebut setelah bersaing dengan 261 sekolah dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut kemudian diseleksi hingga tersisa 10 sekolah yang masuk nominasi terbaik.
Ia menjelaskan, Seameo Biotrop Best Implementer Awards diberikan kepada sekolah yang dinilai berhasil mengimplementasikan inovasi serta praktik baik dalam pengembangan pertanian perkotaan.
Penilaian tersebut meliputi berbagai tahapan, mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen dan pemasaran hasil pertanian yang dilakukan oleh sekolah.
Dalam pelaksanaannya, SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru mengembangkan budidaya sayuran dengan metode hidroponik. Sistem ini dinilai mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga kualitas tanaman.
Selain itu, tanaman sayuran yang dibudidayakan juga tidak menggunakan pestisida sehingga lebih ramah lingkungan.
“Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru dalam mengimplementasikan program pendidikan vokasi pertanian berkelanjutan yang selaras dengan program unggulan Seameo Biotrop,” jelas Elvita, Selasa (10/3).
Ia menambahkan, sebelumnya SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru juga pernah menjadi tuan rumah kegiatan pelatihan yang diselenggarakan Seameo Biotrop bagi sekitar 30 sekolah di Provinsi Riau.
Pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada sekolah-sekolah mengenai teknik budidaya tanaman hidroponik yang baik dan benar.(nto/c)
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…
Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…
Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…