Categories: Kampar

Pelaku Pembunuhan Diringkus Polisi

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – UNIT Reskrim Polres Kampar berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan nenek Lamma (65) di Desa Ganting Damai, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar.

Hal ini terungkap saat Kapolres Kampar didampingi Kasat Reskrim AKP Elvin Septian Akbar menggelar ekpose kasus di Mapolres Kampar, Senin (29/4).

Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja menjelaskan, tersangka pembunuhan berinisial MA merupakan tetangga korban. Tersangka ditangkap setelah 40 hari korban dibunuh. Tersangka ditangkap Satreskrim Polres Kampar di rumah istri sirinya di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (26/4).

Kapolres mengatakan, penangkapan tersangka berawal saat mendapatkan informasi keberadaan pelaku di rumah istri sirinya di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. ‘’Kami langsung bergerak dan melakukan pengintaian terhadap pelaku dan akhirnya kita tangkap,’’ terang Kapolres.

Dari keterangan tersangka, dia merencanakan dua hari sebelum mengeksekusi korban. ’’Korban ini sangat baik kepada pelaku, makan dan minum selalu di rumah nenek tersebut dan akhirnya timbul niat jahatnya untuk menguasai barang berharga milik korban,’’ terang Kapolres.

Kapolres menambahkan, tersangka mengakui semua perbuatannya karena desakan ekonomi, di mana uang hasil kejahatan itu akan diberikan ke istri sirinya untuk modal usaha dan juga untuk pergi ke Malaysia.

Dijelaskan Kasat Reskrim, tersangka membunuh nenek Lamma dengan cara membekap mulut korban dari belakang, lalu menusuk tubuh korban sebanyak 9 kali dengan pisau dapur yang didapat dari rumah korban.(hen)

‘’Setelah memastikan korban tewas, tersangka mengambil paksa kalung dan gelang emas milik korban. Selanjutnya tersangka pergi ke sungai untuk membersihkan sisa-sisa darah dan membuang barang bukti pisau tersebut ke sungai,’’ ujarnya.

Tersangka kembali ke rumah korban dengan pura-pura tidak mengetahui kejadian terhadap korban. ‘’Setelah korban dimakamkan sorenya, tersangka pun berpamitan untuk berangkat ke Malaysia. Namun MA malah ke rumah istri sirihnya di Solok dan keluarga korban pun timbul kecurigaan terhadap MA,’’ Pungkas Kasat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Warga Dusun Sukun, Desa Ganting Damai, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar mendadak heboh dengan ditemukan seorang nenek bernama Lamma (65) tewas bersimbah darah di dekat sawah bocah kandang, Kamis (21/2) sekitar pukul 12.00 WIB.(hen)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Penuh Tawa dan Energi, Roadshow Kopi Good Day Hibur Siswa SMKN 4 Pekanbaru

Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…

20 jam ago

PKL Jualan Lewat Jam 01.00 WIB di Rohul Siap-siap Ditertibkan

Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…

20 jam ago

Pencurian Sawit dan Narkoba Dominasi Perkara di PN Bangkinang

Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…

20 jam ago

Jalan Langgam–Lubuk Ogung Rusak Parah, Truk Bertonase Berat Disorot

Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…

20 jam ago

Efisiensi Anggaran, Ratusan Mahasiswa PKH Siak Alami Tunda Bayar

Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…

21 jam ago

Investasi Meranti Melonjak, Pemprov Riau Pasang Target Rp1,5 Triliun

Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…

21 jam ago