Categories: Kampar

Dugaan Korupsi Bankeu Rp450 Juta, Mantan Pj Kades Mentulik Ditahan

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Mantan Pj Kades Mentulik Edi Harisman ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar, Senin (13/12/2021) terkait dugaan korupsi dana bantuan keuangan (bankeu) Provinsi Riau tahun 2015 sekitar Rp450 juta di Desa Mantulik, Kecamatan Kamparkiri Hilir, Kabupaten Kampar.

Pada 2015 APBDes Rp1.123.911.536 di dalamnya terdapat tambahan dana bantuan provinsi untuk Desa Mantulik yang diperuntukkan untuk pembangunan fisik desa sejumlah Rp500 juta yang masuk ke rekening Desa Mantulik pada tanggal 28 Desember 2015 (berdasarkan rekening koran Giro periode 1/1/2015-31/12/2015.

Bahwa  Edi Harisman sejak 15 Oktober 2015 sampai 26 Januari 2016 menjabat sebagai Pj Kades Mantulik, Kecamatan Kamparkiri Hilir, Kabupaten Kampar berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kampar Nomor 141/BMPD/575 tentang Pengangkatan Penjabat Kepala Desa Mentulik, Kecamatan Kamparkiri Hilir tanggal 15 Oktober 2015 dan Surat Keputusan Bupati Kampar Nomor 141/BMPD/76 tanggal 16 Januari 2016 tentang  mengaktifkan dan pengangkatan kembali.

Dana bantuan provinsi tersebut dicairkan beberapa kali oleh Pj Kades Mentulik Edi Harisman pada tanggal 30 Desember 2015 sebesar Rp250 juta, pada tanggal 5 Januari 2016 sebesar Rp52.500.00 juta, pada tanggal 26 Januari 2016 sebesar Rp50 juta, pada tanggal 1 Februari 2016 sebesar Rp50 juta sebanyak dua kali penarikan tunai dengan cek masing-masing Rp25 juta, pada tanggal 15 Februari 2016 sebesar Rp40 juta, dana tersebut dikuasai Pj Kades untuk kepentingan pribadi.

Kasi Pidsus Kajari Kampar Amri Rahmanto Sayeksi didampingi Kasi Intel Silfanus Rotua Simanullang menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka dengan inisial EH. Tetapi yang uniknya dari kasus tersebut, sudah dilakukan pemanggilan sebanyak tiga kali, namun tidak datang dengan alasan kesehatan khususnya gangguan kejiwaan. 

"Oleh karena itu, kami penyidik melalui observasi ke Rumah Sakit Jiwa Pekerjaan. Kebetulan hasil observasi yang keluar hari ini (kemarin, red) tersangka tidak mengalami gangguan jiwa. Sehingga pada hari ini (kemarin, red) melanjutkan pemeriksaan terhadap tersangka," jelas Amri Rahmanto, Senin (13/12). 
Amri Rahmanto menambahkan, pada tahun 2015 saat itu tersangka menjabat sebagai

Camat Kampar kiri Hilir menjadi Pj di Desa Mentulik, yang mana pada tahun 2015 ada dana bantuan keuangan Provinsi Riau sebesar Rp500 juta yang seharusnya digunakan untuk keperluan desa, namun tersangka menggunakan dana bankeu tersebut untuk keperluan pribadi sekitar Rp450 juta. 

"Di situ perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh tersangka. Sementara tersangka dititip di rutan Polres Kampar sampai rampung berkasnya dan dilakukan pemeriksaan JPU," katanya.

Apabila sudah lengkap lanjutnya, segera dilimpahkan. Setelah penetapan dari hakim, baru tersangka dipindahkan ke Lapas Bangkinang.

"Kasus ini terungkap awalnya memang laporan dari masyarakat, kita penyidikan dan penyelidikan sehingga sampai pada pemeriksaan. Ancaman hukum sesuai dengan  pasal dikenakan pasal 2 subsider pasal 3 undang-undang tindak pidana korupsi. Untuk pasal 2 ancaman hukum maksimal 20 tahun minimal 4 tahun," ujarnya.

 

Laporan: Kamaruddin (Bangkinang)

Editor: E Sulaiman

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

5 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

5 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

5 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

6 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago