Categories: Kampar

Pj Sekda Pimpin Rakor Persiapan  Program MBG dan PKG

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) –  Pemerintah Kabupaten Kampar melaksanakan rapat koordinasi persiapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang diselenggarakan di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, Selasa (11/2).

Rakor persiapan program ini dibuka Pj Sekda Kampar Ramlah, dihadiri Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Provinsi Riau Alex Sander, Kadis Kesehatan Asmara Fitrah, Kapolres Kampar, Dandim 0313/KPR, Kepala BPJS Cabang Kampar dan seluruh kepala OPD terkait serta kepala Puskesmas.

Pj Sekda Kampar Ramlah menekankan pentingnya peran serta seluruh stakeholder dalam keberhasilan program ini.

“Makan bergizi dan pelaksanaan kesehatan gratis adalah hak dasar bagi setiap individu, terutama anak-anak dan ibu hamil yang merupakan kelompok rentan,” jelas Ramlah.

Ramlah berharap program ini dapat membantu mengurangi angka kekurangan gizi di kalangan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Selain itu, melalui rapat ini, para peserta juga diharapkan dapat menyusun rencana aksi bersama untuk memperkuat kerja sama antarinstansi pemerintah dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program.

“Mengajak semua jajaran untuk mendukung program pemeriksaan kesehatan gratis dan makan bergizi gratis yang bukan hanya untuk memenuhi keperluan dasar anak-anak akan nutrisi yang sehat, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting dalam mencapai tujuan Indonesia Emas 2045,” harap Ramlah.

Sementara  Kepala Dinas Kesehatan Asmara Fitrah mengatakan, delapan misi Astacita kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mencakup berbagai aspek pembangunan nasional, memuat misi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Pembangunan SDM ini ditujukan untuk menciptakan masyarakat Indonesia yang sehat, produktif dan berdaya saing di tingkat global.

Asmara Fitrah Abadi menjelaskan, tujuan pemeriksaan kesehatan gratis adalah mengidentifikasi faktor risiko untuk menjaga masyarakat agar tetap sehat dan tidak berlanjut menyebabkan timbulnya penyakit. Mendeteksi kondisi pra penyakit agar tidak berlanjut ke penyakit. Serta mendeteksi penyakit lebih awal agar dapat mencegah komplikasi dan menurunkan risiko kematian akibat penanganan yang terlambat.

“Tujuan makan bergizi gratis adalah memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan fisik dan mental,” jelas Asmara Fitrah Abadi

Asmara Fitrah Abadi menambahkan, makanan bergizi gratis juga untuk membantu anak-anak tetap sehat dan produktif, meningkatkan kemampuan konsentrasi dan performa akademik anak-anak, memberikan edukasi pola makan yang baik, membantu meringankan beban orang tua dalam menyiapkan bekal. Serta menghidupkan perekonomian lokal dan membantu kesejahteraan masyarakat.(kom)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Lebih dari 10 Titik Jalan di Bangkinang Diperbaiki Dinas PUPR Kampar

Dinas PUPR Kampar memperbaiki lebih dari 10 titik jalan di Bangkinang dan Bangkinang Kota demi…

7 jam ago

Pemkab Siak Bagikan 49 Ribu Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

Pemkab Siak membagikan 49.360 seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di 294…

7 jam ago

Pegawai PNM Pelalawan Tenggelam di Sungai Indragiri saat Survei Kebun

Pegawai PNM Ukui, Pelalawan, tenggelam di Sungai Indragiri saat menuju lokasi survei kebun di Kecamatan…

7 jam ago

Rohul Perkuat Marwah Negeri Seribu Suluk Lewat Pelestarian Tradisi Keagamaan

Pemkab Rohul menegaskan komitmen melestarikan tradisi suluk sebagai identitas daerah dan benteng moral masyarakat Negeri…

7 jam ago

Pasar Murah Pemkab Rohul Disambut Antusias, Warga Rela Antre Sejak Pagi

Ratusan warga memadati operasi pasar murah di Rambah Hilir untuk mendapatkan sembako murah menjelang Hari…

7 jam ago

Bobot Tak Memenuhi Ketentuan, Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Meranti Dipasok dari Luar

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Kepulauan Meranti tahun 2026 dipasok dari luar daerah karena…

8 jam ago