Categories: Rokan Hulu

Rohul Perkuat Marwah Negeri Seribu Suluk Lewat Pelestarian Tradisi Keagamaan

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan tradisi suluk sebagai identitas khas daerah sekaligus kekuatan spiritual masyarakat. Komitmen tersebut sejalan dengan implementasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018 tentang Rokan Hulu Negeri Seribu Suluk yang diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafaruddin Poti, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan tradisi suluk sebagai bagian dari marwah daerah.

Menurutnya, Perda Negeri Seribu Suluk bukan hanya sekadar regulasi, tetapi menjadi pedoman dalam mempertahankan identitas religius dan budaya masyarakat Rokan Hulu.

“Tradisi suluk harus terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” tegas Syafaruddin Poti saat menghadiri penutupan suluk silaturahmi bersama Ahmad Marzuki di Madrasah Suluk Desa Ulak Patian, Kecamatan Kepenuhan, baru-baru ini.

Ia menilai keberadaan surau suluk tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah dan pembinaan spiritual, tetapi juga menjadi simbol kekuatan moral masyarakat Rohul yang diwariskan secara turun-temurun.

“Kita harus terus mengembangkan dan mempertahankan budaya kita, salah satunya surau suluk ini, yang sejalan dengan marwah Rokan Hulu sebagai Negeri Seribu Suluk,” ujarnya.

Syafaruddin juga menegaskan bahwa kegiatan keagamaan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Rohul di bawah kepemimpinan Bupati Anton dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti.

Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong penguatan nilai-nilai religius melalui berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat. Salah satu program yang telah berjalan yakni program 1 Desa 1 Masjid Paripurna yang sudah memiliki surat keputusan resmi dari Pemkab Rohul.

“Ini bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, budaya suluk bukan hanya warisan spiritual, tetapi juga menjadi benteng moral masyarakat di tengah perkembangan zaman dan arus modernisasi. Karena itu, seluruh masyarakat diminta ikut menjaga dan melestarikan tradisi tersebut agar tetap menjadi ciri khas Kabupaten Rokan Hulu.

“Tradisi suluk harus terus diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai keislaman dan budaya Melayu religius tetap terjaga di Negeri Seribu Suluk,” tutupnya.(epp)

Redaksi

Recent Posts

Brazil adalah Brazil, Ancelotti Tetaplah Don Carlo

Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…

26 menit ago

Pecah Rekor 10 Tahun, Kafilah Inhu Sukses Tembus 4 Besar MTQ Riau 2026

Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…

42 menit ago

Bertemu Sahabat Lama, Rifat Sungkar Dukung Penuh Pengembangan Kota Pekanbaru

Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru mewujudkan pembangunan sirkuit otomotif dan mendukung berbagai program…

47 menit ago

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

21 jam ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

2 hari ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

2 hari ago