Pimpinan unit PT MNIS Regional Controler (RC) Indragiri Burhanuddin dan staf foto bersama dengan Kades Beligan, Juli Suprianto dan Kades Bandar Padang Aprisal beserta perangkat sebelum penyerahan bantuan, Sabtu (24/2/2024). (Humas PT MNIS untuk riaupos.co)
RENGAT (RIAUPOS.CO) – PT Mega Nusa Inti Sawit (MNIS) menyerahkan ribuan kilogram beras bersama bahan kebutuhan pokok lainnya kepada warga terdampak banjir. Bantuan tersebut diserahkan untuk warga Desa Beligan, Desa Bandar Padang dan Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Inhu.
Penyerahan bantuan tersebut, disampaikan langsung pimpinan PT MNIS bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia perwakilan Sinarmas. ‘’Kegiatan ini dikemas dalam bentuk bakti sosial peduli banjir,’’ ujar pimpinan unit di PT MNIS Regional Controler (RC) Indragiri, Burhanuddin, Senin (26/2).
Dijelaskannya, bantuan yang diserahkan itu berupa beras sebanyak 1.250 Kg, telur ayam sebanyak 7.500 butir, mi instan sebanyak 48 dus dan minyak goreng sebanyak 227 liter. Bantuan tersebut diserahkan pada Sabtu (24/2) diterima langsung oleh Kepala Desa Bandar Padang, Kepala Desa Beligan dan ketua RT di kelurahan Pangkalan Kasai.
Kemudian, sebutnya, Sinarmas (PT Smart tbk) tidak hanya semata-mata mencari keuntungan dalam bisnis perkebunan kelapa sawit tanpa memperhatikan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan. Namun perusahaan juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat sekitar yang sedang terkena bencana.
Salah satu wujud kepedulian tersebut yakni, diberikannya bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir. ‘’Semoga bantuan ini dapat meringankan beban bagi warga yang terkena musibah banjir,’’ harap Burhanuddin.
Kepala Desa Beligan, Juli Suprianto didampingi kepala Desa Bandar Padang, Aprisal pada saat penyerahan bantuan mengucapkan terima kasih kepada PT MNIS yang telah melaksanakan bakti sosial.
‘’Atas kepeduliannya, kami ucapkan terima kasih kepada manajemen dan pimpinan PT MNIS, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia perwakilan Sinarmas serta staf dan relawan,’’ ucap Juli Suprianto.
Banjir yang terjadi di daerah itu, akibat Sungai Cenaku meluap hingga merendam ratusan rumah warga selama empat hari terhitung pada Abad (18/2) lalu. Ketinggian air rata-rata mencapai 1 meter atau setinggi dada orang dewasa.(kas)
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…