Categories: Indragiri Hulu

19 Pustu di Kabupaten Indragiri Hulu Terendam Banjir

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Sembilanbelas unit puskesmas pembantu (pustu) dan sembilan unit pos kesehatan desa (poskesdes) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terendam luapan air Sungai Indragiri. Di mana pustu dan poskesdes tersebut di bawah naungan 10 puskesmas daerah itu.

Untuk memastikan pelayanan kesehatan di sejumlah pustu dan poskesdes yang terendam, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhu, Elis Julinarti DCN Mkes langsung turun ke lapangan. Karena, kondisi banjir juga berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat.

’’Keluhan yang dirasakan saat ini seperti penyakit kulit berupa gatal-gatal dan kurangnya sumber air bersih terutama air minum,’’ ujar Kepala Dinkes Inhu, Elis Julinarti DCN Mkes, Selasa (9/1).

Menurutnya, turun lapangan dilakukan pada Senin (8/1) terhadap sejumlah fasilitas layanan kesehatan (fasyasnkes) yang terendam. Dari turun lapangan itu, juga akan menindaklanjuti keluhan masyarakat yang terdampak banjir.

‘’Dari keluhan yang disampaikan masyarakat, kami upayakan memberikan bantuan sesuai arahan Bupati Inhu seperti perlengkapan mandi dan air minum kemasan,’’ ungkapnya.

Untuk itu, katanya, melalui turun lapangan telah dilakukan pelayanan kesehatan dan penyediaan obat-obatan beserta fasilitas kesehatan. Karena sejak tiga hari lalu, fasyankes terendam dan pelayanan kesehatan dilakukan di posko-posko yang telah didirikan.

Di antara fasyankes yang terdampak banjir itu yakni satu pustu di Kecamatan Batang Peranap, satu pustu di Kecamatan Peranap, empat pustu di Kecamatan Kelayang, tiga pustu di Kecamatan Rengat Barat, empat pustu di Kecamatan Rengat. Kemudian dua pustu di Kecamatan Kuala Cenaku, tiga pustu di Kecamatan Rakit Kulim, dua pustu di Kecamatan Pasir Penyu.

‘’Pustu yang ada di Kabupaten Inhu yakni sebanyak 140 unit,’’ ungkapnya.

Untuk itu, sambungnya, ketika sejumlah pustu terdampak banjir tetap diberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di posko yang telah ditentukan pihak pemerintah desa. Bahkan, untuk pelayanan kesehatan dibuka 24 jam di wilayah yang terdampak banjir.(hen)

Laporan KASMEDI, Rengat

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

PBBDD Kumpulkan 1.899 Kantong Darah, Lampaui Target Jelang Ramadan

PBBDD berhasil mengumpulkan 1.899 kantong darah dalam baksos donor darah di Pekanbaru, melampaui target untuk…

2 menit ago

Insiden Turis Berbikini, Tokoh Adat Minta Konsep Pariwisata Kampar Diperjelas

Insiden turis berbikini di Danau Rusa disorot tokoh adat Kampar yang mendesak pemerintah daerah memperjelas…

16 menit ago

Satgas Kabel FO Dibentuk, DPRD Pekanbaru Tunggu Aksi Nyata

Satgas penertiban kabel FO telah dibentuk Pemko Pekanbaru. DPRD menunggu aksi nyata agar kota tidak…

1 jam ago

Ribuan Peserta PBI JKN di Meranti Dinonaktifkan Usai Pemutakhiran Data

Pemutakhiran data nasional membuat 6.125 peserta PBI JKN di Kepulauan Meranti dinonaktifkan. Warga masih bisa…

2 jam ago

Optimalkan PAD, Pemprov Riau Kaji Kenaikan Nilai Pajak Air Permukaan

Pemprov Riau menyiapkan revisi Pergub pajak air permukaan dengan tiga opsi nilai air guna meningkatkan…

2 jam ago

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

19 jam ago