Bupati Rohil Afrizal Sintong SIP MSi menyampaikan sambutan pada kegiatan rapat forkopimda membahas penanganan banjir di wilayah Rohil yang melibatkan kalangan perusahaan di Gedung Pertemuan H Misran Rais di Bagansiapiapi, Senin (8/1/2024).(ZULFADLY/RIAUPOS.CO)
BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Menyikapi kondisi banjir yang melanda sebagian wilayah kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), membuat pemerintah daerah mengadakan pertemuan melibatkan sejumlah pihak agar memberikan perhatian terhadap kondisi yang terjadi.
Rapat yang berlangsung di Gedung Pertemuan H Misran Rais di Bagansiapiapi, Senin (8/1) tersebut dihadiri Bupati Rohil Afrizal Sintong MSi, pejabat Forkopimda Rohil serta dari kalangan perusahaan/pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Rohil.
Bupati Rohil Afrizal Sintong MSi secara langsung memimpin rapat forkopimda tentang antisipasi dan partisipasi perusahaan atau pengusaha dalam penanggulangan banjir di Kabupaten Rohil tersebut.
Turut hadir Wabup Rohil H Sulaiman SS MH, Sekdakab H Fauzi Efrizal MSi, Wakil Ketua DPRD Rohil Basiran Nur Efendi SE MIP, Dandim 0321 Rohil Letkol Kav Nugaraha Yudha Perwira Negara SIP, Kapolres AKBP Andrian Pramudianto SH SIK MSi, para asisten, kepala OPD, instansi vertikal, camat, perwakilan perusahaan serta berbagai unsur lainnya.
Bupati menerangkan, saat ini banyak wilayah Kabupaten Rohil yang tengah dilanda banjir. Bahkan, telah banyak masyarakat yang mengungsi.
Beberapa wilayah yang sedang mengalami banjir, sebut Bupati, di antaranya Kecamatan Pujud, Rantau Kopar, Tanah Putih, Tanjung Medan serta beberapa kecamatan lainnya.
‘’Ribuan warga kita terdampak banjir yang terbesar di wilayah pesisir ada empat kecamatan yang parah dengan total sembilan kecamatan yang terdampak,’’ kata Bupati.
Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri, lanjutnya, telah melakukan berbagai langkah dan upaya dalam mengantisipasi dan menangani banjir yang terjadi.
‘’Dari perkiraan BMKG, banjir akan terjadi hingga bulan Februari. Yang terparah itu di Rantau Kopar sudah 100 persen tergenang. Bahkan warganya sudah mengungsi sebagian ke Duri,’’ terang Bupati.
Untuk itu, Bupati meminta kerja sama seluruh perusahaan maupun pengusaha yang ada di Kabupaten Rohil untuk bersama-sama membantu masyarakat yang menjadi korban bencana banjir.
Perusahaan, tambah Bupati, bisa memberikan bantuan secara langsung maupun berkolaborasi dengan pemda. Karena, setiap perusahaan memiliki kewajiban CSR yang bisa disalurkan untuk membantu masyarakat.
‘’Antisipasi harus terus kita lakukan secara bersama dan jangan sampai nanti akses masyarakat semua terputus. Kita ingin semua perusahaan berpartisipasi dalam penanganan banjir ini. Semua harus kita persiapkan mulai dari perahu, posko, dapur umum maupun lainnya,’’ katanya.(hen)
Laporan ZULFADLY, Bagansiapiapi
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…